Rabu, 05 November 2008

Re: [bali-bali] Re: [bali] Re: Betreff: BREAKING NEWS

Setuju Mbok Vieb.
 
Sejarah membuktikan bahwa perubahan itu selalu dimulai dari satu orang, lalu diikuti oleh yang lain. Kita di Indonesia(Bali) umumnya selalu menunggu orang lain berubah duluan.
 
Menganai keberhasilan Obama tidak berdiri sendiri, kelihatannya begitu. Lihatlah perjuangan dan pengorbanan Dr. Martin Luther King Jr.
 
Kita kan cenderung ingin mengikuti kesuksesan orang lain dengan jalan pintas. Kita semua tahu jalan pintas itu tidak ada yang langeng tapi kita masih tetap bersikukuh untuk menempuhnya. Pada akhirnya hukum alam akan bekerja dengan sangat rapi.
 
Mari kita bertanya pada diri kita apa yang telah kita lakukan? Tugas kita adalah  melakukan kewajiban kita sebaik-baiknya. Soal hasilnya sudah ada mekanisme alam  yang mengatur. Biarlah alam yang menentukan apa yang menjadi hak kita. Itu kalau kita setuju dengan hukum alam. Kalau tidak, it's okay, toh kita tidak pernah dipaksa untuk mengikuti hukum alam itu. Pilihan ada di tangan kita.
 
Salam,
putu
 
 
 
 


 
Apapun sukumu, apapun agamamu, Kau Orang Indonesia. Aku cinta Kau (NIM).


--- On Thu, 6/11/08, Asana Viebeke Lengkong <asanasw@indo.net.id> wrote:
From: Asana Viebeke Lengkong <asanasw@indo.net.id>
Subject: [bali-bali] Re: [bali] Re: Betreff: BREAKING NEWS
To: bali@lp3b.or.id, bali-bali@yahoogroups.com
Date: Thursday, 6 November, 2008, 11:08 AM

P Ambara yang (selalu) pesimis:
 
Saya mengajak anda untuk melihat kenyataan : 1.  Mungkin lebih dari 70% dari masyarakat Indonesia itu etnis Jawa (JANGAN LUPA ANDA JUGA KETURUNAN ORANG JAWA) Jadi kalau kita ini baru mendeklarasi kemerdekaan kurang lebih 63 tahun, we still have a long way to go.  2.  Sementara itu kita perlu paham kalau Presiden kita pastinya 'orang jawa' (banyak balanya), sekarang tergantung lagi jawanya itu dari mana dan bisa nggak diterima oleh kebanyakan orang jawa. 3.  Orang Bali lebih punya kesempatan untuk jadi Presiden karena 'keturunan Jawa' (asal jangan pilih orang yang pesimis seperti anda, hehe, kita semua jadi pesimis) 4.  Orang Sulawesi Selatan itu sudah membuktikan karena KEBERANIAN serta kecerdasan mereka, mereka bisa duduk di peringkat no. 2 dalam kepemerintahan  5.  90% orang Indonesia (termasuk anda dan saya orang Indonesia kan) beragama Islam, jadi tentunya pemimpin akan lebih diharapkan dengan satu keyakinan yaitu Islam. 6.  Salah satu hal ya membuat kita masih terbelenggu dengan pemikiran pemikiran pesimis seperti anda dalam menanggapi Hindu dan Islam itu karena kita kalau buat KTP masih harus mengisi bukan 'keyakinan atau kepercayaan' tetapi jelas disebut AGAMA:? jadi sudah membuat opini duluan (potensi conflik, seperti P Ambara kerap lakukan di milis hehehe), jadi belum sepenuhnya dalam konteks demokrasi. 7.  Pemerintah kita juga masih dalam sistem birokrasi jaman kolonial cq. jaman Amangkurat; belum birokrasi sesuai tata pengelolaan yang profesional. ...
 
masih banyak lagi listnya.. namun dalam konteks kita kali ini, inilah yang dapat saya list.....
 
Untuk mengurangi ke'pesimis'an P Ambara tadi, mungkin kita bersama sama perlu untuk mulai dengan 'pembangunan manusia' nya dalam konteks 'out of many, we are one' jadi tidak melihat perbedaan warna kulit, agama/kepercayaan, cacat tidak cacat, banci atau tidak, dll dan memfokuskan diri pada maksud tujuan bersama : 'Democracy, liberty, opportunity dan unyeilding hope'  mengutamakan individual liberty dan national unity dan siap dengan spirit yang tinggi dengan jiwa patriot selalu siap melakukan perubahan, keterbukaan dan transformasi politik.  Kita juga perlu untuk mengingatkan semua 'pejabat publik' eksekutif dan legislatif bahwa Pemerintah yang terbentuk oleh - dari dan untuk kita tidak akan pernah sirnah dari muka bumi ini, jadi KITA lo, bukan AKU. (perlu kita perbaiki atau lawan sedikit upaya kepentingan kelompok/pribadi dan basmi korupsi)
 
kita punya Sejarah yang sudah terjadi dan kita punya cerita masing masing, mari kita coba untuk cerita bersama sampai akhirnya kita bisa bernyanyi bersama... dengan selalu mengingat bahwa selama kita masih bernafas maka kita akan terus berharap. (cerita P Ambara tentang perbedaan pendapat beragama tidak perlu menjadi alasan untuk berhenti berharap akan perubahan menuju kehidupan yang lebih baik untuk semua)
 
Ini pendapat saya:  untuk Bali, kita perlu melakukan banyak hal yang berhubungan dengan : memproteksi sumberdaya, menggali potensi dan pendidikan; jadi kembali saya mengajak P Ambara (seorang profesional tinggal di luar Bali), ayo kita bicara tentang transformasi bukan conformasi, karena kenyataan yang terjadi mungkin saja di luar dari pemikiran kita dan oleh karena itu kita perlu untuk mempertimbangkan kelemahan kekurangan kita itu dengan keinginan untuk melakukan perbaikan karena kita orang baik dan jujur bukan....... .paling tidak berusaha menjadi orang baik, karena kita sadar bahwa setiap insan berhadapan dengan peperangan dan perjuangannya masing masing.
 
Tidak kurang orang Bali yang duduk di pemerintahan dan memegang tongkat pengelolaan serta banyak juga orang Bali yang kayaraya dan sukses looo, jadi menengok keberhasilan Obama bisa menjadi contoh bahwa semua insan Indonesia punya kesempatan untuk menjadi PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA nggak pake embel-embel.
 
jangan salah ya ... saya ini pesimistis jangka pendek tapi optimistis jangka panjang..... ..
 
salam damai,  Asana Viebeke
 
 
 
----- Original Message -----
Sent: Thursday, November 06, 2008 7:43 AM
Subject: [bali] Re: Betreff: BREAKING NEWS

Syukurlah kalau orang Bali masih optimis berfikir seperti Mbak Asana..dengan kondisi politik seperti sekarang saya pesimis, dimana warna agama masih sangat dominant…jangankan presiden: menjadi Kapolri saja buat orang Bali yang beragama Hindu pada masa sekarang tidak mungkin…kapasitas Mangku Pastika melebihi seorang Kapolri, tapi toh ia tidak bisa diangkat menjadi Kapolri semata-mata karena ia Hindu…

 

 

-----Original Message-----
From: bali-bounce@ lp3b.or.id [mailto:bali- bounce@lp3b. or.id] On Behalf Of Asana Viebeke Lengkong
Sent: Wednesday, November 05, 2008 7:01 PM
To: bali@lp3b.or. id
Subject: [bali] Re: Betreff: BREAKING NEWS

 

naaaaaaaa pikiran seperti inilah bukti bahwa sampai 1000 tahunpun orang Bali tidak bisa jadi presiden kalau pikirannya masih begini ini.....

 

Barack itu jelas orang hitam tapi berjiwa 'out of many we are one' coba dengar deh pidatonya kalau bisa bahasa inggris lo... kalau nggak ya nggak ngerti.....

 

tidak peduli agama apa, tidak peduli warna apa, homo atau hetero, cacat atau tidak...... itulah secuplik pidatonya... . sekarang yang penting CIA dan FBI nya harus kuat saja supaya tidak ada yang membunuh dia...

 

200 tahun yang lalu seorang wanita di amerika tidak bisa ikut dalam pemilihan umum hanya karena 2 alasan, dia adalah seorang wanita dan berkulit hitam; sekarang wanita itu bisa melihat 'perubahan bersejarah'

 

 

maaf ya kalau nggak berkenan, vieb

----- Original Message -----

Sent: Wednesday, November 05, 2008 5:04 PM

Subject: [bali] Re: Betreff: BREAKING NEWS

 

Orang Bali tentu bisa Pak menjadi presiden asal Beragama ISLAM,…tapi kalau beragama Hindu, tidak akan mungkin sampai 100 tahun kedepan….

Sukarno presiden pertama adalah orang Bali : Ibu-nya Bali, walaupun bapaknya Jawa…

 

-----Original Message-----
From: bali-bounce@ lp3b.or.id [mailto:bali- bounce@lp3b. or.id] On Behalf Of Pan Bima
Sent: Wednesday, November 05, 2008 3:49 PM
To: bali@lp3b.or. id
Subject: [bali] Re: Betreff: BREAKING NEWS

 

Orang Negro sudah bisa menjadi Presiden Amerika. Sebuah sejarah setelah 200 th Amerika merdeka. Kapan orang Bali bisa jadi Presiden Indonesia ? Mungkinkah setelah 200 th Indonesia merdeka ?


salam
gde wisnaya

2008/11/4 Kubu Lalang <kubu-lalang@ cu-media. com>

This is very good news:-), for the whole globe, and it gives so much hope - YES, CHANGE IS POSSIBLE!  if in America why not also in our country here!

Silvia.

 

 

-------Originalmeld ung------ -

 

Datum: 05.11.2008 13:19:16

Betreff: [bali] BREAKING NEWS

 

SEJARAH DUNIA LAGI...

 

B OBAMA PRESIDENT AMERICA..... ..

 

na... kalau sudah begitu.... ada american dream....tidak bisa lagi sinical soal race.... maka orang indonesia musti juga berani muncul di era global... supaya nggak keliatan seperti orang primitif.... . sorry yang nggak berkenan.... .

 

satu orang mutilasi orang lain.... itu yang ada di halaman pertama balipost.... duh... kita ini ada 35 jut orang di Bali saja 220 juta di Indonesia... .. ngomong tentang transformasi. .. ngomong tentang bagaimana kita bisa jadi pressure group untuk menagih janji para politisi ketika kampanye.... ngomong tentang bagaimana kebijakan public dilaksanakan secara transparan dan akuntable... ..

 

sudahi kemunafikan. ....

 

salam,

vieb

 

 

 

Tierisch gut! KOSTENLOSE E-Mail-Animationen – von IncrediMail! Hier Klicken!




--
Gde Wisnaya Wisna
Jl.Dewi Sartika Utara 32A
Singaraja-Bali
website : www.lp3b.com



New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!

Tidak ada komentar: