Kamis, 13 November 2008

Re: [bali-bali] Gepeng Makin Meresahkan - demikian Judul berita di Bali Post

2008/11/14 Nengah Sumerta <nengah.sumerta@gmail.com>:
> Dear Semeton!
> Sesungguhnya tidak ada yang terpaksa menjadi gepeng Bli Ketut
> Beberapa kali saya ajak mereka makan, saya ajak mereka ngobrol panjang lebar
> tentang hidup,
> dari cara mereka merespond, saya sama sekali tidak melihat ada keterpaksaan
> dalam hal mengemis.

Sepengetahuan saya dulu saja Gepeng di Jakarta bisa dapat satu hari
"bersih" sekitar 50.000-100.000 dan mereka bekerja relatif 7
hari/minggu. Simple saja, kalau jumlahnya semakin banyak biasanya
pekerjaan tersebut menjanjikan.

Bukannya hati saya sudah "mengeras" tapi mungkin kita perlu melihat
dari sisi lain

> Kitas bisa melakukan sesuatu untuk menghentikan hal ini misalnya denagn
> mensupport Programnya Mbok Vieb atau rekan lain, meskipun hanya dengan
> beberapa ribu perka per bulan, itu sudah cukup, dibandingkan hanya sibuk
> menyalahkan orang lain.

Mungkin juga bisa dimulai dengan jangan memberikan duit ke pengemis,
tapi salurkanlah dengan cara yang lebih tepat.

Gepeng mengikuti kaidah "ada gula ada semut"

IMW

------------------------------------

Yahoo! Groups Links

<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/

<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional

<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)

<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com

<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com

<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/

Tidak ada komentar: