> Judul di atas sungguh tidak adil bagi mereka yang terpaksa menjadi gepeng
> karena tidak ada pilihan lain. Menurut saya, yang lebih tepat adalah
> Kemiskian di Bali semakin meresahkan. Wartawan mestinya lebih peka dalam
> menulis berita... jangan mendudukan gepeng sebagai penyakit
> masyarakat...menurut saya, mereka ada korban dari kegagalan pembangunan di
> Bali...
>
Saya pernah denger "pendapatan" Gepeng itu tidak menyedihkan seperti
yg kita bayangkan, makanya makin banyak yg melakukannya. Jangan kaget
lho kalau tahu pendapatan mereka, makanya Gepeng sudah profesional
dikelolanya.
Jadi tidak salah kalau disebut Gepeng yg meresahkan, sebab ada pilihan
lain koq, tapi karena memang incomenya menjanjikan, maka makin banyak
yang melakukan.
IMW
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar