helo bli beni,
bukan maksud saya untuk memasang foto pribadi di forum. kalau di baca threadnya, bukankah itu permintaan dari orang lain. kalau tidak di penuhi nanti malah di katakan tidak bertanggung jawab dengan apa yang di tulis sebelumnya. mungkin sebaiknya dalam berdiskusi di hindari mengedepankan perasaan yang sensitif, tapi lebih baik mendiskusikan topik yang di bahasnya, jadi kita semua bisa belajar bersama dari apa yang kita diskusikan..
yeah you are right... daripada tidak berbusana lebih baik mereka berbusana. asal mereka merasa nyaman saja. pun demikian dengan 'saudara' di papua yang tidak berbusana sesuai dengan adatnya, asal mereka merasa nyaman.
saya kira yang kita bahas di topik sebelumnya adalah, "will you feel comfortable, if you are not being yourself". mengidolakan orang lain tidaklah salah, selama mereka tidak mengganggu orang lain. masalahnya akan menjadi unik, bila ada orang yang tidak memiliki 'bakat' atau bibit ber-kumis, tapi memaksakan dirinya tampil berkumis, begitu juga dengan orang yang tidak memiliki bibit berjenggot, tapi memaksakan dirinya tampil berjenggot (sekedar contoh saja).
--- ngurah beni setiawan <setiawan_beni@yahoo.com> schrieb am Mi, 12.11.2008:
Von: ngurah beni setiawan <setiawan_beni@yahoo.com> Betreff: Bls: [bali-bali] Re: omigawd... lavacabeza sejak dini.... An: bali-bali@yahoogroups.com Datum: Mittwoch, 12. November 2008, 1:34
what do u mean by "the group" mbo? beh, bli putra majang foto, lek dadinange tyang nyarengin majang poto... maklum, goban tyange agak jelekan abedik  terlepas dari goban tyange ane jelekan, permasalah ber-busana memang kerap jadi momok. biarkan saja mereka berbusana, asal sesuai dengan desa-kala-patra... daripada mereka tidak berbusana?? eh, jangan salah. Di Papua, saudara kita masih ada yang tidak berbusana loh! tapi, yang itu desa-kala-patra mereka toh?! rahajeng, ngurah beni setiawan P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
Dari: Asana Viebeke Lengkong <asanasw@indo.net.id> Kepada: bali-bali@yahoogroups.com Terkirim: Selasa, 11 November, 2008 21:37:30 Topik: Re: [bali-bali] Re: omigawd... lavacabeza sejak dini....
P Putra yang baik, Thank you, the photo of you and 'the group' represents who you are, a quite privilege person. Salam, vieb ----- Original Message ----- Sent: Tuesday, November 11, 2008 6:14 AM Subject: Re: [bali-bali] Re: omigawd... lavacabeza sejak dini....
Mbok Vieb yang baik juga,
yeah you are right.... orang di berikan kebebasan untuk berbusana apa saja mengikuti trend. dan sekarang di indo emang lagi jaman berbusana ke arab-araban. ., seperti saya tulis di email saya sebelumnya, salahkah mereka? tentu tidak... orang di berikan kebebasan untuk berbusana setebal-tebalnya membalut tubuhnya dari ujung rambut hingga ke jari kaki, sampai hanya kelihatan bola matanya saja. saya di bali tidak pernah berpakaian ala india baik pergi sembahyang ataupun di rumah. desa kala patra sajalah....
sebenarnya bila orang dewasa muncul di tempat umum atau ingin di kenal oleh masyarakat luas, akan lebih baik rasanya kalau orang tersebut bisa menjadi dirinya sendiri. biarkan orang menilai kita dari perbuatannya, atau dari isi tulisannya, atau perkataannya, atau pemikirannya, dan bukan dari pakaiannya (i hope you get my point...)
sesuai permintaan berikut photo saya.salam damai lagi,
--- Asana Viebeke Lengkong <asanasw@indo. net.id> schrieb am Mo, 10.11.2008: Von: Asana Viebeke Lengkong <asanasw@indo. net.id> Betreff: Re: [bali-bali] Re: omigawd... lavacabeza sejak dini.... An: bali-bali@yahoogrou ps.com Datum: Montag, 10. November 2008, 2:24
P Putra yang baik, Salam damai nya tidak cocok dengan tulisannya.. ... kalau damai kita tidak melihat bagaimana orang berpakaian.. . mungkin kalau tidak sesuai dengan pendapat atau kemauan apa nggak lebih baik pergi langsung ke kelompok orang itu dan kemudian mencoba untuk memberi pengertian seperti yang dikehendaki oleh P Putra... Trend itu kan boleh boleh saja di dunia ini, banyak orang pakai pakaian ala India, ala Indonesia, ala skinhead misalnya.... . Mungkin dengan jiwa kedamaian kita perjuangkan demokrasi, kebebasan, peluang dan harapan kedepan yang lebih baik.... Atau mungkin dengan tidak mengurangi rasa hormat saya kepada P Putra, boleh kah P Putra memuat photo P Putra dan kelompok P Putra yang sekiranya lebih dirasa lebih pantas, supaya bisa menjadi contoh?? maaf kalau tidak berkenan salam, vieb ----- Original Message ----- Sent: Monday, November 10, 2008 12:05 AM Subject: AW: [bali-bali] Re: omigawd... lavacabeza sejak dini....
tyang tuh paling geli kalau melihat orang yang tidak percaya diri akan apa yang dimilikinya, atau tidak percaya diri dengan budaya yang di wariskan oleh nenek moyangnya sendiri, seperti tampilan di foto berikut: http://www.detiknew s.com/read/ 2008/11/08/ 104006/1033419/ 10/baasyir- eksekusi- amrozi-penzalima n-bagi-umat- islam  dimana di foto diatas terlihat seorang "melayu" yang berpakaian mirip keturunan afganistan dan timur tengah lainnya. salahkan mereka, tentu tidak...tiap orang memang berhak untuk menampilkan dirinya sebaik mungkin di depan umum, tapi bukankah akan terlihat menarik kalau mempromosikan produk budaya nya sendiri. sebagai contoh: yang asli padang, berpakaianlah seperti orang padang, pun demikian dengan orang yang dari jawa, berpakaianlah seperti orang jawa. apapun keyakinannya, tidak perlu mem-foto copy habis, biar mirip luar dalam dengan orang yang di sono. di jaman sekarang memang ada banyak anak remaja ABG laki-laki yang berpenampilan meniru idolanya seperti Hyde (legenda roker jepang) dll, saya kira mereka masih wajar, karena umur mereka yang baru belasan yang memang selalu tergoda untuk meniru atau mencoba-coba. tapi di foto diatas, apa coba, bapak-bapak atau om-om yang sudah cukup dewasa yang sekilas tampak "bangga" untuk menjadi orang lain... salam damai, =========== --- madesutjita <madesutjita@ yahoo.com> schrieb am So, 9.11.2008: Von: madesutjita <madesutjita@ yahoo.com> Betreff: [bali-bali] Re: omigawd... lavacabeza sejak dini.... An: bali-bali@yahoogrou ps.com Datum: Sonntag, 9. November 2008, 14:19
Yang lebih insane, tindakan Amrozy CS (membunuh 202 orang) oleh ustad Ba'asyir dianggap menegakkan agama. Betul-betul gila, delusional, they believe what they want to believe. http://www.detiknew s.com/read/ 2008/11/08/ 104006/1033419/ 10/baasyir- eksekusi- amrozi-penzalima n-bagi-umat- islam Lamongan - Gelombang penolakan eksekusi terpidana mati bom Bali I Amrozi Cs masih saja ada. Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir menegaskan, eksekusi Amrozi merupakan penzaliman kepada umat Islam.
"Kalau ini jadi dilakukan berarti penzaliman terhadap umat Islam. Karena apa yang telah dilakukan mereka adalah tindakan menegakkan agama," ujar Ba'asyir.
Hal itu disampaikan Ba'asyir ketika memberikan tausiyah singkat di Ponpes Al Islam, Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (8/11/2008).
Mantan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini meminta kepada umat Islam agar meniru semangat yang dilakukan ketiga terpidana mati bomber tersebut. "Kita harus meniru semangat jihad mereka," kata Ba'asyir.
Ucapan Ba'asyir ini langsung disambut takbir oleh puluhan santri dan simpatisan Amrozi cs.
Ba'asyir yang berbalut koko warna hijau itu juga menambahkan, semangat jihad mencerminkan penegakan agama Islam seutuhnya. "Hal yang sama juga dilakukan oleh para nabi sebelum kita," jelasnya.
Dalam kesempatan itu, Ba'asyir juga meminta kepada keluarga yang nanti akan ditinggalkan agar bersabar dan gembira. Hal ini lantaran ketiga orang yang akan dieksekusi tersebut sebagai mujahid.
Usai memberikan tausiyah selama 15 menit, Ba'asyir membubuhkan tandatangan di kain putih di dalam ponpes untuk mendukung aksi jihad. Kemudian Ba'asyir langsung menuju mobil Kijang kapsul warna silver bernopol H 8855 HB menuju ke Bojonegoro. Dia nggak bersedia menjelaskan hasil pertemuan dengan ibunda Amrozi, Hj Tariyem.
Pertemuan Ba'asyir dengan Hj Tariyem dilakukan selama 45 menit. Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh istri-istri Amrozi dan Muklas. (nik/djo) --- In bali-bali@yahoogrou ps.com, "Cokorda Raka Angga Jananuraga" <rakabali78@. ..> wrote: > > http://foto. detik.com/ readfoto/ 2008/11/08/ 182016/1033609/ 157/1/tamu- kecil-ibunda- imam-samudra > > Liat tuh, anak2 TK digiring ama "guru-gurunya" untuk mendengar > "wejangan" dari ibu-nya imam samudra (gw bisa membayangkan apa isinya: > kafir inilah, kafir itulah, etc). Well, ok, mungkin gak juga, siapa > tau mereka hanya nyanyi lagu2 Ibu Kasur (semoga).... Tapi, foto nomor > 3 tuh membuat gw bertanya-tanya: anak2 TK itu disuruh memegangi foto > Imam Samudra (seakan2 dia teladan). Wow.... (*kasian banget tuh anak2 TK*) > > Gila.... Gw jadi bertanya-tanya: sudah sejauh mana sih upaya2 > pencegahan radikalisasi di Indonesia??? Koq kayaknya makin hari makin > rusak aja. > > Apa ada pasal2 undang2 kita yang memungkinkan orang2 yang menyebarkan > faham kekerasan kayak gitu ditindak? Menurut gw itu guru TK perlu dibina. > > Biar adil, mari kita simak tuturan Syafii Maarif ini (this one is sane): > > http://www.detiknew s.com/read/ 2008/11/09/ 112026/1033863/ 158/syafii- maarif-umat- islam-harus- berhenti- dari-teologi- maut >
|
|
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain! |
Tidak ada komentar:
Posting Komentar