Minggu, 09 November 2008

AW: [bali-bali] Re: omigawd... lavacabeza sejak dini....


tyang tuh paling geli kalau melihat orang yang tidak percaya diri akan apa yang dimilikinya, atau tidak percaya diri dengan budaya yang di wariskan oleh nenek moyangnya sendiri, seperti tampilan di foto berikut:

http://www.detiknews.com/read/2008/11/08/104006/1033419/10/baasyir-eksekusi-amrozi-penzaliman-bagi-umat-islam



dimana di foto diatas terlihat seorang "melayu" yang berpakaian mirip keturunan afganistan dan timur tengah lainnya. salahkan mereka, tentu tidak...tiap orang memang berhak untuk menampilkan dirinya sebaik mungkin di depan umum, tapi bukankah akan terlihat menarik kalau mempromosikan produk budaya nya sendiri. sebagai contoh: yang asli padang, berpakaianlah seperti orang padang, pun demikian dengan orang yang dari jawa, berpakaianlah seperti orang jawa. apapun keyakinannya, tidak perlu mem-foto copy habis, biar mirip luar dalam dengan orang yang di sono.

di jaman sekarang memang ada banyak anak remaja ABG laki-laki  yang berpenampilan meniru idolanya seperti Hyde (legenda roker jepang) dll, saya kira mereka masih wajar, karena umur mereka yang baru belasan yang memang selalu tergoda untuk meniru atau mencoba-coba.

tapi di foto diatas, apa coba, bapak-bapak atau om-om yang sudah cukup dewasa yang sekilas tampak "bangga" untuk menjadi orang lain...

salam damai,

===========
--- madesutjita <madesutjita@yahoo.com> schrieb am So, 9.11.2008:
Von: madesutjita <madesutjita@yahoo.com>
Betreff: [bali-bali] Re: omigawd... lavacabeza sejak dini....
An: bali-bali@yahoogroups.com
Datum: Sonntag, 9. November 2008, 14:19

Yang lebih insane, tindakan Amrozy CS (membunuh 202 orang) oleh ustad Ba'asyir dianggap menegakkan agama. Betul-betul gila, delusional, they believe what they want to believe.

http://www.detiknew s.com/read/ 2008/11/08/ 104006/1033419/ 10/baasyir- eksekusi- amrozi-penzalima n-bagi-umat- islam

Lamongan - Gelombang penolakan eksekusi terpidana mati bom Bali I Amrozi Cs masih saja ada. Amir Jamaah Anshorut Tauhid Abu Bakar Ba'asyir menegaskan, eksekusi Amrozi merupakan penzaliman kepada umat Islam.

"Kalau ini jadi dilakukan berarti penzaliman terhadap umat Islam. Karena apa yang telah dilakukan mereka adalah tindakan menegakkan agama," ujar Ba'asyir.

Hal itu disampaikan Ba'asyir ketika memberikan tausiyah singkat di Ponpes Al Islam, Desa Tenggulun Kecamatan Solokuro, Lamongan, Jawa Timur, Sabtu (8/11/2008).

Mantan Amir Majelis Mujahidin Indonesia (MMI) ini meminta kepada umat Islam agar meniru semangat yang dilakukan ketiga terpidana mati bomber tersebut. "Kita harus meniru semangat jihad mereka," kata Ba'asyir.

Ucapan Ba'asyir ini langsung disambut takbir oleh puluhan santri dan simpatisan Amrozi cs.

Ba'asyir yang berbalut koko warna hijau itu juga menambahkan, semangat jihad mencerminkan penegakan agama Islam seutuhnya. "Hal yang sama juga dilakukan oleh para nabi sebelum kita," jelasnya.

Dalam kesempatan itu, Ba'asyir juga meminta kepada keluarga yang nanti akan ditinggalkan agar bersabar dan gembira. Hal ini lantaran ketiga orang yang akan dieksekusi tersebut sebagai mujahid.

Usai memberikan tausiyah selama 15 menit, Ba'asyir membubuhkan tandatangan di kain putih di dalam ponpes untuk mendukung aksi jihad. Kemudian Ba'asyir langsung menuju mobil Kijang kapsul warna silver bernopol H 8855 HB menuju ke Bojonegoro. Dia nggak bersedia menjelaskan hasil pertemuan dengan ibunda Amrozi, Hj Tariyem.

Pertemuan Ba'asyir dengan Hj Tariyem dilakukan selama 45 menit. Dalam pertemuan tersebut juga dihadiri oleh istri-istri Amrozi dan Muklas.
(nik/djo)

--- In bali-bali@yahoogrou ps.com, "Cokorda Raka Angga Jananuraga" <rakabali78@. ..> wrote:
>
> http://foto. detik.com/ readfoto/ 2008/11/08/ 182016/1033609/ 157/1/tamu- kecil-ibunda- imam-samudra
>
> Liat tuh, anak2 TK digiring ama "guru-gurunya" untuk mendengar
> "wejangan" dari ibu-nya imam samudra (gw bisa membayangkan apa isinya:
> kafir inilah, kafir itulah, etc). Well, ok, mungkin gak juga, siapa
> tau mereka hanya nyanyi lagu2 Ibu Kasur (semoga).... Tapi, foto nomor
> 3 tuh membuat gw bertanya-tanya: anak2 TK itu disuruh memegangi foto
> Imam Samudra (seakan2 dia teladan). Wow.... (*kasian banget tuh anak2 TK*)
>
> Gila.... Gw jadi bertanya-tanya: sudah sejauh mana sih upaya2
> pencegahan radikalisasi di Indonesia??? Koq kayaknya makin hari makin
> rusak aja.
>
> Apa ada pasal2 undang2 kita yang memungkinkan orang2 yang menyebarkan
> faham kekerasan kayak gitu ditindak? Menurut gw itu guru TK perlu dibina.
>
> Biar adil, mari kita simak tuturan Syafii Maarif ini (this one is sane):
>
> http://www.detiknew s.com/read/ 2008/11/09/ 112026/1033863/ 158/syafii- maarif-umat- islam-harus- berhenti- dari-teologi- maut
>


Tidak ada komentar: