Siksama Bung Benny yg bijak atas masukan dan kritik yg sangat membangun niki..tiyang tidak ada maksud dan tendensi apa2 sih dengan point tersebut..hanya pengen lebih kenal saja dgn saudara2 kita yg baru masuk di milist niki atau yg tiyang baru tahu..paling tidak kalau di depan ditulis Ngurah Benny walau tidak pakai setiawan tiyang fikir sudah gampamg dikenal..jadi suatu hari kalau ketemuan/copy darat tiyang bisa panngil Pak Benny ato Pak Ngurah..kinten:) tapi kalau Pak hanya tulis NBS ( singkatana dri Ngurah Benny Setiawan) khan lucu nanti kalau Tiyang ngak tahu nama pak yg sebenarnya nanti tiyang panggil Pak NBS, apa kabar Pak NBS? Hicks..orang yg dekat sy akan melongok ke saya dan mungkin akan ngomong dalam hatinya peh jeg gaya gen panggil nama ja pakai singkatan segala:) kalau SBY khan hampir semua orang kenal tapi kalau DK ( deden kungs) sapa yg kenal:)
Sekali lagi Bung Benny dan sameton milist yg sangat2 bijak iriki mohon dimaafkan atas kekeliruan dan kekurangan tiyang yah:)
Suskama dan salam damai
Deden
From: ngurah beni setiawan <setiawan_beni@yahoo.com>
To: bali-bali@yahoogroups.com
Sent: Tuesday, October 14, 2008 5:39:07 PM
Subject: [bali-bali] singkatan/ inisial nama
Bli/ Pak Deden Kung
Original message bapak tyang potong sedikit, karena ada point yang tyang ingin sampaikan.
Penyingkatan nama adalah hal lumrah dan tidak ada kaitannya dengan keterbukaan atau gentle tidaknya seseorang.
Ini kita kenal dengan istilah inisial. Seperti misalnya Popo Danes dengan pd, Sugi Lanus dengan SL...
atau mungkin seperti tampak di beberapa postingan terakhir, Nengah Sumerta dengan NS dan Nengah Karma dengan NK, Laras Lia dengan LL
Itulah sebabnya kita diperkenankan untuk memperkenalkan diri ketika baru bergabung dengan setiap komunitas.
Bahkan tyang sendiri pun jarang menggunakan nama lengkap, cukup dengan ngurah belog
Namun bukan berarti tyang tidak menghormati semeton lain dengan tidak menyebutkan nama lengkap.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar