Terima kasih Kang Deden Kung
LGS.
From: Deden Kung <dedenkungs@yahoo.com>
To: bali-bali@yahoogroups.com
Sent: Thursday, October 16, 2008 3:42:00 PM
Subject: Re: [bali-bali] Re: Pure Gabung dengan mesjid dibali.
Walau tiyang yakin semua rekan2 di milist ini sepakat untuk mengakhiri topik Pura gabung Masjid...di sini tiyang tidak lagi membicarakan hal itu..cuman maaf comment Pak Lanang/Lili Gundi tentang yg tiyang utarakan agak kurang tepat..tiyang hanya berfikir kalau kita mau mengetahu suatu agama/ajaran maka hendaknyalah bertanya keada yg ahli atau tokoh agama yg mumpuni supaya kalau kita mau mengkritik sebuah ajaran atau agam akan lebih fair dan tidak hanya menonjolkan sisi negativ dari agama itu dan sisi ego kita untuk menyalahkan dan memojokan agama atau pemeluk agama lain..
Sekian dan mohon maaf kalau ada kata2 yg salah dimengerti oleh sameton..
Om Shanty
Deden
From: Lili Gundi <lili_gundi@yahoo. com>
To: bali-bali@yahoogrou ps.com
Sent: Thursday, October 16, 2008 7:04:11 AM
Subject: Re: [bali-bali] Re: Pure Gabung dengan mesjid dibali.
Wah Pak atau Kang Deden Kung sekarang memasang dua filter untuk menyaring siapa yang patut dan tidak patut mengemukakan pendapat di forum bebas ini. Pertama, seseorang yang ingin ikut mengemukakan pendapat atas satu topik, harus ahli, mumpuni di bidang itu. Bagaimana keahlian itu harus ditunjukkan? Apakah harus menunjukkan ijazah? Misalnya kalau komentar soal agama, apa harus berkualifikasi S1, S2 atau S3 dari STT, UIN, atau IHDN? Demikian juga kalau mau komentar soal hutan, atau anjing Kintamani? Jadi kalau mau berpartisipasi aktif dalam milis ini harus punya banyak keahlian dong?
Lalu Kang Deden Kung ini ahli di bidang apa? Saya lihat anda pengikut teori konspirasi. Anda tidak percaya Amrozi CS mampu membuat bom yang menghancurkan Kuta, Bali. Ini persis sama seperti omongan Abu Bakar Baasyir di Metro Tv pas sebelum puasa. Hanya kafir Amerika yang mampu membuat bom dengan daya ledak sedahsyat itu, katanya. Amrozi CS tidak mungkin!!! Teman saya yang anggota DPD juga berkata begitu. Saya tanya, bukankah mereka sendiri sudah mengaku - dengan bangga karena melaksanaan tugas suci agama - di PN Denpasar? Tidak, kata Ir tamatan UI ini, agak bingung. Pokoknya ada teorinya, Pak Suripto yang tahu persis. Dia merujuk mantan petinggi spion negara yang jadi wakil komisi III mewakili PKS. Tak heran, seorang anggota DPR yang mewakili salah satu partai agama, tak lama setelah tsunami melanda Aceh, dalam dengar pendapat dengan beberapa menteri di DPR bersuara lantang, bahwa tsunami itu bukan kutukan Allah kepada orang Aceh yang saleh. Itu tidak mungkin. Tsunami itu buatan Amerika dibantu Israel (Yahudi). Dan omongan ni didengarkan dengan penuh khidmat. I think this Nation is in a state of delusion. This might come form a morbid book, that teach hate and violence (but cinsedered holy).
Saya percaya orang-orang Amerika dan Yahudi pintar-pintar sekali. Dari 15 juta orang Yahudi di seluruh dunia, 181 orang termasuk Paul Kruger, mendapat hadiah Nobel dalam berbagai bidang. Tetapi mengapa tsunami itu juga menimpa Thailand, Sri Langka dan India yang bukan musuh Amerika dan Israel? Mungkin itu baru uji coba.
Kedua, soal penulisan nama lengkap. Apakah Deden Kung itu nama sebenarnya? Bagaimana membuktikannya? Apa perlu menunjukkan ktp? Memangnya milis ini semacam LPD, yang mau memberi kredit? Di sini yang penting: apakah pendapat yang disampaikan bermutu atau tidak? Kalau tidak bermutu tinggal di del. Kalau isinya membahayakan semua anggota milis tinggal dicekal atau diban. Tapi terserah pengurus milis ini saja.
G. LANANG SINGADAPA.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar