Senin, 06 Oktober 2008

Re: [bali-bali] Re: PLTA Bali//windmill project

 
Om Swastyastu,
 
sekedar ikut nimbrug berdiskusi, sebenarnya tidak perlu menunggu semeton dari jerman untuk membawakan gambar ataupun komponennya. perusahan yang ada cabangnya di Indonesia (Jakarta) seperti Siemens dan GE General Electric merupakan salah satu Wind Energy producers, bisa ceck link berikut:
 
 
 
kalau memang tertarik untuk mengetahuinya lebih detail, bisa meminta salah satu sales representativenya untuk berpresentasi ke bali, sebagai contoh ke pemda bali atau ke fakultas Teknik Elektro Universitas Udayana. kemudian dari situ bisa selanjutnya meminta competitornya untuk juga berpresentasi seperti wind energy producers dari Jepang, China, dll.
 
 
yang normal terdapat di lapangan, kebanyakan satu batang tower kincir angin yg ada berkapasitas output 1MW, 2 MW, beberapa 4 MW. tapi sekarang di daerah offshore sudah mulai ada dengan kapasitas 6 MW.  yang home-made punya tentunya kapasitasnya sekitar KW.
 
kalau di bandingkan dengan konvensional power generation seperti PLTU (uap air) yang satu pabrik (turbine) bisa menghasilkan output sekitar 370MW sampai 700MW. jadi kalau di bandingkan diantara keduanya, memang PLTU bisa menghasilkan energy lebih banyak, cuman permasalahannya sumber bahan bakarnya seperti batu bara yang mungkin tidak cocok bagi dunia pariwisata di Bali karena limbahnya harus di buang ke laut. sementara Wind Turbine yang sering berlokasi di daerah pegunungan yang membuat investasinya mahal konon Grid distribusinya, bla..bla..bla..
 
sesungguhnya menarik untuk terus mendesak pemerintah daerah untuk lebih memasyarakat energy alternative ini, karena sumber pembangkit listrik lainnya, sepertinya kurang begitu di terima oleh tokoh adat dan agama di bali seperti PLTG di bedugul ataupun PLTU di pemaron karena alasan kesucian daerah dan kebersihan lingkungan.

salam,

--- Sugi Lanús <sugilanus@gmail.com> schrieb am Mo, 6.10.2008:
Von: Sugi Lanús <sugilanus@gmail.com>
Betreff: Re: [bali-bali] Re: PLTA Bali//windmill project
An: bali-bali@yahoogroups.com
Datum: Montag, 6. Oktober 2008, 7:36

Coba saya cek semeoton Lilus dan Wayan tukang gambel yg tahu wilayah Bielefeld -- Hannover -- Goslar, sira uning benjang pungkur mantuk ke Bali makta siki turbin angin...setidaknya gambarne tur kapasitas serta efektifitasnya.
 
----- Original Message -----
Sent: Sunday, October 05, 2008 6:50 PM
Subject: [bali-bali] Re: PLTA Bali//windmill project

--- In bali-bali@yahoogrou ps.com, Sugi Lanús <sugilanus@. ..> wrote:
>
> Saya cek nanti hasil survey itu. Kalau mengerakkan turbin angin
> sebesar di perbatasan Austria-Hungaria mungkin cukup anginnya di
> beberapa titik. Kalau dibuat kecil turbin anginnnya pasti bisa di
> banyak tempat, jadi kalau dibilang angin tak cukup mungkin kurang
> tepat juga; tergantung teknologi apa yg mau diterapkan. Kalau
> surveyor-nya cari batin/persenan turbin besar dan mahal itu
> tujuannya.. Tahulah arahnya survey itu.

mungkin unitnya kecil2. Saya pernah lihat kincir angin kecil2 di
Jerman (rute Bielefeld -- Hannover -- Goslar, kalau gak salah). Di
situ ada berjejer kincir angin, cuman gak tahu berapa kekuatannya
per-kincir.

> Di Nusa Penida cukup lumayan, setelah saya tanya sana-sini, memang
> ini masalah pengelolaan dan kontrak dgn pihak penyedia dan
> masyarakat mesti diperjelas. Kalau tetap harga sama dgn listrik
> biasa, masyarakat nggak mau ambil pusing mikir. Kalau mereka diberi
> subsidi dari listrik ini, kemungkinan akan semangat.

ini dari sisi masyarakat karena masih keenakan dengan subsidi listrik.
Nah kalau listrik di Jawa sudah semakin terbatas, Bali akan kena
giliran byar-pet. Kalau sudah begini akan ada justifikasi untuk
menjalankan proyek geotermal Bedugul (persh mana di Bali yang mau
listriknya byar-pet tiap waktu?). Jangan terlalu senang dengan keadaan
sekarang...: -).

IWW


__._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: