Thanks Riko, aku mau bicarakan dengan team. Masalahnya kalau pakai air ini, aku mau nanya dulu sama kelih apa ada air nggak, disana kan susah sekali air.
vieb
__._,_.___----- Original Message -----From: RikoSent: Friday, October 10, 2008 4:28 PMSubject: Re: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi Bali?
Biang Vieb,
Daripada extract gas dari kotoran sapi, kayanya lebih praktis kalo pake kotorannya langsung untuk jadi bahan bakar, yaitu : Kotorannya di keringkan, dan bisa di bakar setelah kering. Dari google, ada beberapa dokumen dan video nya.
Di bakar langsung (di keringkan and di bakar):
http://en.wikipedia.org/wiki/ Cowpie
Untuk biogass extraction, estimated construction cost: (USD 60)
http://www.youtube.com/watch? v=KM9SZyPpm- I
Selain itu, saya coba bikin design nya dari bahan sederhana attached. Blom di test, seh... cuman hasil corat-coret 30 menit, tapi semoga bisa jalan. Kalo bisa bekerja, mungkin tidak perlu fasiltasi dosen unudnya lagi :)
2008/10/10 Asana Viebeke Lengkong <asanasw@indo.net.id >
Gung Pindha,Emangnya pemerintah? janji kompor koale sing ade ape de......MINYAK TANAH adoh maal sajan....aku masih bingung kalau soal ini, karena sebenarnya banyak sekali sampi yang kotorannya bisa jadi gas, tapi kok sepertinya susah sekali ya.... aku bukan orang teknik sih, padahal salah satu program ku di br. madia, trunyan di atas gunung itu ya kalau bisa tain sampi jadi gas....., pernah ada professor UNUD yang menjanjikan akan menfasilitasi ini... tapi sing ade ape lagi... cuman omong doang karena mau ikut jadi gubernur saja waktu itu... aku jadi malu di desa kadung udah ngomong sama masyarakat. untung aku di sayang sama masyarakatnya.... tapi kalau memang ada yang mau bantu technisnya.... kita bisa coba tahun depan, aku bisa alokasi dana kesana.... untuk teman yang jago buat gas dari kotoran sampi.... bisa tolong nggak....vieb----- Original Message -----From: IGusti AgungSent: Friday, October 10, 2008 12:09 PMSubject: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi Bali?
Bagus sekali Mbok Vieb ,
Itu benar benar "catch 22" , mungkin disamping penghijauan dengan
tanaman baru seperti nangka , sukun dll , juga diselingi dengan
tanaman yang cepat tumbuh untuk kayu bakar ( gak tau jenis apa yang
drought tolerence).
Disamping kerja sama dengan kelian kelian setempat untuk menyuluhi
anggotanya ( pasti sudah anda jalankan..).
Kalau sumbangan kompor ? , minyak tanah mahal ya?
beh.. dikalahe dogen tongose..
aP
--- In bali-bali@yahoogroups.com , "Asana Viebeke Lengkong"<asanasw@...> wrote:
>
> ngomong tentang filosofi hutan, aku mau ngomong soal kenyataan di
lapangan. di abang misalnya, hutannya sudah gundul, dengan
masyarakat disana kita coba untuk menanam ulang mulai dengan pohon
nangka... tetapi yang penting sebenarnya adalah pengertian mereka
akan pentingnya hutan yang masih ada pohon pohonnya dan kesadaran
mereka untuk tidak potong pohon, tapi rasanya susah juga karena
kalau dengan masyarakat yang tidak mampu tentunya kan apa yang ada
di alam yang dipakai untuk makan dan masak, jadi kalau masak masih
pakai kayu, jadi kayu apa saja di tebang untuk dijadikan kayu bakar.
>
> Padahal dalam ajaran Hindu, kalau kita tebang pohon maka kita
harus tanam pohon pengganti. Na sekarang kita cari jalan keluar
bagaimana supaya masyarakat paham dan sadar.....nggak usah di kritik
dulu nanti ngekoh.....
>
> vieb
> ----- Original Message -----
> From: ngurah beni setiawan> Dari: Sugi Lanús <sugilanus@..> To: bali-bali@yahoogroups.com
> Sent: Friday, October 10, 2008 8:42 AM
> Subject: Bls: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari
segi budaya/ filosofi Bali?
>
>
>
> Bli Sugi, bli Gung Aji Oz sane ganteng (tapi kari jelekan teken
tyang, menurut pengakuan ybs),
>
>
>
> Hal yang bli sugi sampaikan sungguh siraman ilmu yang luar
biasa, sedikit mengubah cara pandang tyang tentang hutan.
>
> Tyang tunggu satua sane lebih lantang dari bli sugi tentang
suksman Hutan.
>
>
>
> Tapi singkat manten, napi seh suksman ipun ALAS WAYAH dan ALAS
MADURGAMA?
>
>
>
> Mbo vieb kemarin sempet kirim japri juga tentang hutan, luar
biasa juga mbo!
>
>
>
> Tyang jadi terpikir, bahwa Hutan yang dalam basa bali disebut
Alas, sesungguhhnya adalah benar-benar menjadi Alas (dasar)
kehidupan. Disana tersedia segala macam sumber kehidupan. Dan disana
hidup semua makhluk e.g. Tumbuhan (bayu), Hewan (Bayu-sabda) dan
Manusia (sabda-bayu-idep).
>
>
>
> Keseimbangan terjaga dengan alamiah, konsep rantai makanan dan
jejaring kehidupan ilmu biologi pun berjalan secara alamiah. Ada
kompetisi yang bertujuan bukan untuk menjadi raja, melainkan menjaga
keseimbangan.
>
>
>
> Ya, karena jika sebuah Alas atau dasar tidak seimbang lalu
bagimana dengan kehidupan diatasnya. Akan dipastikan pula tidak
seimbang.
>
>
>
> Selamatkan Hutan dan jaga hutan kita, itu Dasar (Alas) kita.
>
>
> rahajeng,
>
> ngurah belog
> P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really
need to
>
>
>
>
> ----- Pesan Asli ----.> > 
> Kepada: bali-bali@yahoogroups.com
> Terkirim: Jumat, 10 Oktober, 2008 00:08:28
> Topik: Re: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari
segi budaya/ filosofi Bali?
>
>
>
> Aji Beni lan Gung Aji Oz,
>
> Nawegang, niki wantah timbang rasa. Yening manah-manahin:
>
> Ada dua jenis hutan dalam bahasa Bali yg tidak boleh dirabas
(bahkan larangan untuk dilewati);
> 1. ALAS WAYAH
> 2. ALAS MADURGAMA
>
> Inilah konsep hutan bagi orang Bali. Yening rereh wirasane,
minab lantang pisan satwane.
>
> Sedangkan dukuh atau sang jatma sane nyalanin WANAPRASTA, matapa
ring TEPI SIRING.
>
> Nah, konsep TEPI SIRING ini yg tak jelas. Mana batas hutan
Madurgama, hutan Wayah, semuanya tak ada. Maka tak heran hutan bisa
digasak.
>
> Minimal kalau kita renungi, konsep alas wayah dan alas
madurgama, serta TEPI SIRING, kita bisa melihat bahwa ada "zoning
concept" di dalamnya. Jelas kita kehilangan mata rantai renungan,
kita tak lagi mampu memasuki kedalaman, sekarang trennya GRADAG-
GRUDUK SING KARUAN ENTEK (termasuk titiyang minab), susah mencari
orang yang mengerti TUK-TUK BONGKOL.
>
> Inggih nika dumun, benjangan pungkur malih wawanin.
>
> <Titiyang wau leleh uyak buku ring Borders, macepol peese dot
numbas buku2ne sami (anggen gapgapan), nanging nenten nengked
angkihane, siki bukune pateh tekening honor abulan ngajar
honorer.. :-)>
>
> Rahajeng,
> sl
>
>
> ----- Original Message -----
> From: ngurah beni setiawan> To: bali-bali@yahoogrou ps.com> --- In bali-bali@yahoogrou ps.com, ngurah beni setiawan> Sent: Thursday, October 09, 2008 1:30 PM
> Subject: Bls: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan
dari segi budaya/ filosofi Bali?
>
>
>
> Bli Gung Pindha Bagus Genjing,
>
>
>
> Ijinkan kembali tyang sane belog megendong mayonge mengucapkan
terima kasih atas pencerahan bli Gung Pindha Bagus Genjing.
>
> Lalu, apa sesungguhnya Makna Hutan itu bagi orang Bali?
>
> selain dari penyedia begitu banyak keperluan Yadnya dan
keperluan hidup lainnya?
>
>
>
> Apa sesungguhnya filosofi Hutan bagi seorang Bali?
>
>
>
> ngurah belog
>
> P Save a tree...please don't print this e-mail unless you
really need to
>
>
>
>
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: IGusti Agung <agungpindha@ yahoo.com>
> Kepada: bali-bali@yahoogrou ps.com
> Terkirim: Kamis, 9 Oktober, 2008 08:24:55
> Topik: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi
budaya/ filosofi Bali?
>
>
>
> Bli Ngurah Bagus Bagoes Genjing Beni Setiawan,
>
> Mohon,ijinkan tyang sane belog nyangih dui ,mohon ijin untuk
> menggarami laut dengan garam segenggam.
> Seperti tercantum dalam masa terakhir dari catur asrama ,
> ketika masa pensiun sang ngambel jagad atau Masa Grehasta ,
> sudah sepatutnya sang ex Nata ratu melepaskan hari harinya
ditengah
> hutan .
> Dari segi Kalimosada , beberapa bahan kimia alam yang
dijadikan
> ramuan obat obatan olih ki Balian hanya ada di hutan.
> Dari segi gumatat gumitit dalam spiritual dan makhluk makhluk
> selain kita manusia , juga hanya ada di hutan , seperti
misalnya:
> memedi , wong samar , gamang dll.
> Dari segi bebantenan dan persembahan yadnya terutama untuk
upacara
> yang besar , seperti nunas lingga , ngeluwer atau juga karya
agung
> Eka Dasa Rudra , beberapa makhluk dan tumbuhan yang diperlukan
untuk
> melengkapi yadnya atau bebantenan tersebut hanya hidup dalam
hutan.
>
> Itu sekedar dari tyang yang bodoh , untuk yang lebih lengkap
dan
> benar ,kita tunggu penjelasan yang berwenang dalam masalah ini.
>
> Hormat pandu ( dengan dua jari)
> aP
>
> <setiawan_beni@ ...> wrote:
> >
> > Semeton,
> >
> > Hutan memiliki peranan penting bagi sebuah kehidupan.
> > Singkat manten, tyang ada pertanyaan tentang satu hal yang
> sifatnya umum.
> >> > Adakah semeton yang bisa memberikan pemaparan (singkat)Â> tentang Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/
saja
filosofi> > Â
> Bali?
> > tyang berpikir tentang Tri Mandala.
> >
> > Mungkin Bli AGung Wardana bisa bantu? yang tiap hari
mantengin
> Hutan di Bali.
> > ngurah beni setiawan
> > P Save a tree...please don't print this e-mail unless you
really
> need to
> >
> >
> > Sikap Peduli Lingkungan? Temukan jawabannya di Yahoo Answers!
> >
>
>
>
>
>
> --------------------- --------- --------- --------- --------- -
---------
> Dapatkan alamat Email baru Anda!> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang
lain!
>
>
>
> --------------------- --------- --------- --------- --------- -
-----------
> Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail
dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!
>
--
Riko
Learn to Let Go, Adapt to Change
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar