Sabtu, 11 Oktober 2008

Re: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi Bali?

Vieb,

Itulah salah satu latar belakangnya
Aku sedih, semenjak ada kapal RORO di Nuda Penida seliweran orang cari lahan untuk spekulasi
Dan masyarakat disana memang susah, diiming imingi uang mereka jadi terlena

Kebetulan ada lahan di daerah yang tidak jadi incaran investor, bukan cliff, bukan pantai,
Yang mau saya ajak tukaran dengan dibelikan tanah sawah di Sumbawa
Karena mereka sudah ada sodaranya yang melakukan duluan

Ini yang maunya kita tanamin bareng dengan masyarakat
Sekedar sharing idea dengan mereka
Pimpinan proyek juga pak klian yang mau diajak share yang baik-baik

Mudah-mudahan ini bisa bikin secuil image yang beda dari Nusa Penida
Bahwa mereka itu juga bisa jadi the island of the future
For the local peoples .......

Semoga ......


On 10/10/08 2:49 PM, "Asana Viebeke Lengkong" <asanasw@indo.net.id> wrote:


 


PO,

bukannya Nusa Penida dah di borong semua tanah tanah nya sama investor????

----- Original Message -----
 
From:  Popo Danes <mailto:popo@popodanes.com>   
 
To: bali-bali@yahoogroups.com
 
Sent: Saturday, October 11, 2008 1:37  PM
 
Subject: Re: [bali-bali] Re: Peranan  Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi Bali?
 

 
 

Karena  saya nggak pernah sekolahan banyak, nggak bisa berteori
Bisanya ikutin  slogan orang lain, dalam hal ini Nike, JUST DO IT !
Besok, Saniscara Paing  Merakih, kita akan melakukan penanaman perdana ring alas alit kami
Di  banjar Dahan, Desa Batumadeg, Nusa Penida

Kita mulai dengan 1000 pohon  jati, 1000 pohon bambu dan 500 pohon suar
Penanaman berikutnya masih dalam  musim hujan ini
Mohon doa restu

pd



On 10/10/08 12:20  PM, "Sugi Lanús" <sugilanus@gmail.com> wrote:

 

 


kita cari alternatif  mengkomunikasikan pelestarian lingkungan dgn "bahasa kampung", yg sederhana  dan tidak muluk. jgn di abang diskusi global warming :-)

benar biang  Vieb, yg bisa menjawab kebutuhan lapangan, dan terpenting jgn ditarik2 ke  wilayah politik lokal, malam resistensinya tinggi

 
 

----- Original Message -----  
 
From:  Asana Viebeke  Lengkong <mailto:asanasw@indo.net.id>   
 
To: bali-bali@yahoogroups.com  
 
Sent: Friday, October 10, 2008 10:29   AM
 
Subject: Re: [bali-bali] Re: Peranan   Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi  Bali?
 

 
 

  
ngomong tentang filosofi hutan, aku mau ngomong  soal  kenyataan di lapangan.  di abang misalnya, hutannya sudah gundul,   dengan masyarakat disana kita coba untuk menanam ulang mulai dengan  pohon  nangka... tetapi yang penting sebenarnya adalah pengertian  mereka akan  pentingnya hutan yang masih ada pohon pohonnya dan  kesadaran mereka untuk  tidak potong pohon, tapi rasanya susah juga  karena kalau dengan masyarakat  yang tidak mampu tentunya kan apa  yang ada di alam yang dipakai untuk makan  dan masak, jadi kalau  masak masih pakai kayu, jadi kayu apa saja di tebang  untuk dijadikan  kayu bakar.

 
 
Padahal dalam ajaran Hindu, kalau kita tebang  pohon maka  kita harus tanam pohon pengganti.  Na sekarang kita cari jalan   keluar bagaimana supaya masyarakat paham dan sadar.....nggak usah di  kritik  dulu nanti ngekoh.....

 
 
vieb

 

----- Original Message -----  
 
From: ngurah  beni setiawan <mailto:setiawan_beni@yahoo.com>   
 
To: bali-bali@yahoogroups.com   
 
Sent: Friday, October 10, 2008 8:42   AM
 
Subject: Bls: [bali-bali] Re: Peranan   Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi  Bali?
 

 
 

 
 

Bli  Sugi, bli Gung Aji Oz sane ganteng (tapi kari jelekan teken tyang,   menurut pengakuan  ybs),
 

 
 

Hal yang bli sugi  sampaikan sungguh siraman ilmu yang luar biasa, sedikit  mengubah  cara pandang tyang tentang hutan.
 

Tyang tunggu satua  sane lebih lantang dari bli sugi tentang suksman   Hutan.
 

 
 

Tapi singkat  manten, napi seh suksman ipun ALAS WAYAH dan ALAS   MADURGAMA?
 

 
 

Mbo vieb  kemarin sempet kirim japri juga tentang hutan, luar biasa juga   mbo!
 

 
 

Tyang jadi terpikir,  bahwa Hutan yang dalam basa bali disebut Alas,  sesungguhhnya  adalah benar-benar menjadi Alas (dasar) kehidupan. Disana  tersedia  segala macam sumber kehidupan. Dan disana hidup semua makhluk e.g.   Tumbuhan (bayu), Hewan (Bayu-sabda) dan Manusia  (sabda-bayu-idep).
 

 
 

Keseimbangan  terjaga dengan alamiah, konsep rantai makanan dan jejaring   kehidupan ilmu biologi pun berjalan secara alamiah. Ada kompetisi  yang  bertujuan bukan untuk menjadi raja, melainkan menjaga  keseimbangan.
 

 
 

Ya, karena jika  sebuah Alas atau dasar tidak seimbang lalu bagimana  dengan  kehidupan diatasnya. Akan dipastikan pula tidak  seimbang.
 

 
 

Selamatkan Hutan dan  jaga hutan kita, itu Dasar (Alas)  kita.
 


 rahajeng,
 
ngurah belog

P  Save a tree...please don't print this e-mail  unless you  really need to


 

 
-----   Pesan Asli ----
Dari: Sugi Lanús   <sugilanus@gmail.com>
Kepada:   bali-bali@yahoogroups.com
Terkirim: Jumat, 10 Oktober,  2008  00:08:28
Topik: Re: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang  dijelaskan dari  segi budaya/ filosofi  Bali?

 
 

  
Aji Beni lan Gung Aji  Oz,

 
 
Nawegang, niki wantah timbang rasa.  Yening  manah-manahin:

 
 
Ada dua jenis hutan dalam bahasa Bali yg tidak  boleh  dirabas (bahkan larangan untuk dilewati);

1. ALAS  WAYAH

2. ALAS MADURGAMA

 
 
Inilah konsep hutan bagi orang Bali.  Yening rereh  wirasane, minab lantang pisan  satwane.

 
 
Sedangkan dukuh atau sang jatma  sane nyalanin  WANAPRASTA, matapa ring TEPI SIRING.

 
 
Nah, konsep TEPI SIRING ini yg tak jelas. Mana  batas  hutan Madurgama, hutan Wayah, semuanya tak ada. Maka tak heran hutan   bisa digasak.

 
 
Minimal kalau kita renungi, konsep alas wayah  dan alas  madurgama, serta TEPI SIRING, kita bisa melihat bahwa ada "zoning   concept" di dalamnya. Jelas kita kehilangan mata rantai renungan,  kita  tak lagi mampu memasuki kedalaman, sekarang trennya  GRADAG-GRUDUK SING  KARUAN ENTEK (termasuk titiyang minab), susah  mencari orang yang  mengerti TUK-TUK BONGKOL.

 
 
Inggih nika dumun, benjangan pungkur malih   wawanin.

 
 
<Titiyang wau leleh uyak buku ring  Borders, macepol  peese dot numbas buku2ne sami (anggen  gapgapan), nanging nenten  nengked angkihane, siki bukune  pateh tekening honor abulan ngajar  honorer.. :-)>

 
 
Rahajeng,

sl

  
 
 
 
 

----- Original Message -----  
 
From: ngurah  beni setiawan <mailto:setiawan_beni@yahoo.com>   
 
To: bali-bali@yahoogrou ps.com <mailto:bali-bali@yahoogroups.com>    
 
Sent: Thursday, October 09, 2008 1:30   PM
 
Subject: Bls: [bali-bali] Re: Peranan   Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi  Bali?
 

 
 

 
 

Bli  Gung Pindha Bagus  Genjing,
 

 
 

Ijinkan kembali  tyang sane belog megendong mayonge  mengucapkan terima kasih atas  pencerahan bli Gung Pindha Bagus  Genjing.
 

Lalu,  apa sesungguhnya Makna Hutan itu bagi orang   Bali?
 

selain dari penyedia begitu banyak  keperluan Yadnya dan  keperluan hidup  lainnya?
 

 
 

Apa sesungguhnya  filosofi Hutan bagi seorang   Bali?
 

 
 

ngurah belog

P  Save a tree...please don't print this e-mail  unless  you really need to


 

 
-----   Pesan Asli ----
Dari: IGusti Agung <agungpindha@   yahoo.com>
Kepada: bali-bali@yahoogrou ps.com
Terkirim:  Kamis, 9  Oktober, 2008 08:24:55
Topik: [bali-bali] Re:  Peranan Hutan yang  dijelaskan dari segi budaya/ filosofi  Bali?

 
 


Bli Ngurah Bagus Bagoes  Genjing Beni Setiawan,

Mohon,ijinkan  tyang sane belog  nyangih dui ,mohon ijin untuk
menggarami laut dengan  garam  segenggam.
Seperti tercantum dalam masa terakhir dari catur   asrama ,
ketika masa pensiun sang ngambel jagad atau Masa  Grehasta  ,
sudah sepatutnya sang ex Nata ratu melepaskan hari  harinya  ditengah
hutan .
Dari segi Kalimosada , beberapa  bahan kimia alam  yang dijadikan
ramuan obat obatan olih ki  Balian hanya ada di  hutan.
Dari segi gumatat gumitit dalam  spiritual dan makhluk  makhluk
selain kita manusia , juga  hanya ada di hutan , seperti  misalnya:
memedi , wong samar ,  gamang dll.
Dari segi bebantenan dan  persembahan yadnya  terutama untuk upacara
yang besar , seperti nunas  lingga ,  ngeluwer atau juga karya agung
Eka Dasa Rudra , beberapa   makhluk dan tumbuhan yang diperlukan untuk
melengkapi yadnya  atau  bebantenan tersebut hanya hidup dalam hutan.

Itu  sekedar dari tyang  yang bodoh , untuk yang lebih lengkap dan  
benar ,kita tunggu  penjelasan yang berwenang dalam masalah  ini.

Hormat pandu ( dengan  dua jari)
aP

--- In  bali-bali@yahoogrou  ps.com <mailto:bali-bali%40yahoogroups.com>  , ngurah beni setiawan
<setiawan_beni@ ...>   wrote:
>
> Semeton,
>
> Hutan memiliki  peranan  penting bagi sebuah kehidupan.
> Singkat manten,  tyang ada  pertanyaan tentang satu hal yang
sifatnya  umum.
>
>  Adakah semeton yang bisa memberikan  pemaparan (singkat) saja  
tentang Peranan Hutan yang  dijelaskan dari segi budaya/  filosofi
Bali?
> tyang  berpikir tentang Tri Mandala.
>  
> Mungkin Bli AGung  Wardana bisa bantu? yang tiap hari mantengin  
Hutan di  Bali.
> Â
> ngurah beni setiawan
> P  Save a  tree...please don't print this e-mail unless you really
need   to
>
>
> Sikap Peduli Lingkungan? Temukan  jawabannya  di Yahoo Answers!
>


 
 

Dapatkan alamat Email baru Anda!   <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/>  
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang   lain!  


 
 

Yahoo!  sekarang memiliki alamat Email baru  <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/>  
Dapatkan nama yang selalu Anda  inginkan di domain baru @ymail  dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil  orang lain!   




    

 


    

__._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: