Bisanya ikutin slogan orang lain, dalam hal ini Nike, JUST DO IT !
Besok, Saniscara Paing Merakih, kita akan melakukan penanaman perdana ring alas alit kami
Di banjar Dahan, Desa Batumadeg, Nusa Penida
Kita mulai dengan 1000 pohon jati, 1000 pohon bambu dan 500 pohon suar
Penanaman berikutnya masih dalam musim hujan ini
Mohon doa restu
pd
On 10/10/08 12:20 PM, "Sugi Lanús" <sugilanus@gmail.com> wrote:
kita cari alternatif mengkomunikasikan pelestarian lingkungan dgn "bahasa kampung", yg sederhana dan tidak muluk. jgn di abang diskusi global warming :-)
benar biang Vieb, yg bisa menjawab kebutuhan lapangan, dan terpenting jgn ditarik2 ke wilayah politik lokal, malam resistensinya tinggi
----- Original Message -----
From: Asana Viebeke Lengkong <mailto:asanasw@indo.net.id>
To: bali-bali@yahoogroups.com
Sent: Friday, October 10, 2008 10:29 AM
Subject: Re: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi Bali?
ngomong tentang filosofi hutan, aku mau ngomong soal kenyataan di lapangan. di abang misalnya, hutannya sudah gundul, dengan masyarakat disana kita coba untuk menanam ulang mulai dengan pohon nangka... tetapi yang penting sebenarnya adalah pengertian mereka akan pentingnya hutan yang masih ada pohon pohonnya dan kesadaran mereka untuk tidak potong pohon, tapi rasanya susah juga karena kalau dengan masyarakat yang tidak mampu tentunya kan apa yang ada di alam yang dipakai untuk makan dan masak, jadi kalau masak masih pakai kayu, jadi kayu apa saja di tebang untuk dijadikan kayu bakar.
Padahal dalam ajaran Hindu, kalau kita tebang pohon maka kita harus tanam pohon pengganti. Na sekarang kita cari jalan keluar bagaimana supaya masyarakat paham dan sadar.....nggak usah di kritik dulu nanti ngekoh.....
vieb
----- Original Message -----
From: ngurah beni setiawan <mailto:setiawan_beni@yahoo.com>
To: bali-bali@yahoogroups.com
Sent: Friday, October 10, 2008 8:42 AM
Subject: Bls: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi Bali?
Bli Sugi, bli Gung Aji Oz sane ganteng (tapi kari jelekan teken tyang, menurut pengakuan ybs),
Hal yang bli sugi sampaikan sungguh siraman ilmu yang luar biasa, sedikit mengubah cara pandang tyang tentang hutan.
Tyang tunggu satua sane lebih lantang dari bli sugi tentang suksman Hutan.
Tapi singkat manten, napi seh suksman ipun ALAS WAYAH dan ALAS MADURGAMA?
Mbo vieb kemarin sempet kirim japri juga tentang hutan, luar biasa juga mbo!
Tyang jadi terpikir, bahwa Hutan yang dalam basa bali disebut Alas, sesungguhhnya adalah benar-benar menjadi Alas (dasar) kehidupan. Disana tersedia segala macam sumber kehidupan. Dan disana hidup semua makhluk e.g. Tumbuhan (bayu), Hewan (Bayu-sabda) dan Manusia (sabda-bayu-idep).
Keseimbangan terjaga dengan alamiah, konsep rantai makanan dan jejaring kehidupan ilmu biologi pun berjalan secara alamiah. Ada kompetisi yang bertujuan bukan untuk menjadi raja, melainkan menjaga keseimbangan.
Ya, karena jika sebuah Alas atau dasar tidak seimbang lalu bagimana dengan kehidupan diatasnya. Akan dipastikan pula tidak seimbang.
Selamatkan Hutan dan jaga hutan kita, itu Dasar (Alas) kita.
rahajeng,
ngurah belog
P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
----- Pesan Asli ----
Dari: Sugi Lanús <sugilanus@gmail.com>
Kepada: bali-bali@yahoogroups.com
Terkirim: Jumat, 10 Oktober, 2008 00:08:28
Topik: Re: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi Bali?
Aji Beni lan Gung Aji Oz,
Nawegang, niki wantah timbang rasa. Yening manah-manahin:
Ada dua jenis hutan dalam bahasa Bali yg tidak boleh dirabas (bahkan larangan untuk dilewati);
1. ALAS WAYAH
2. ALAS MADURGAMA
Inilah konsep hutan bagi orang Bali. Yening rereh wirasane, minab lantang pisan satwane.
Sedangkan dukuh atau sang jatma sane nyalanin WANAPRASTA, matapa ring TEPI SIRING.
Nah, konsep TEPI SIRING ini yg tak jelas. Mana batas hutan Madurgama, hutan Wayah, semuanya tak ada. Maka tak heran hutan bisa digasak.
Minimal kalau kita renungi, konsep alas wayah dan alas madurgama, serta TEPI SIRING, kita bisa melihat bahwa ada "zoning concept" di dalamnya. Jelas kita kehilangan mata rantai renungan, kita tak lagi mampu memasuki kedalaman, sekarang trennya GRADAG-GRUDUK SING KARUAN ENTEK (termasuk titiyang minab), susah mencari orang yang mengerti TUK-TUK BONGKOL.
Inggih nika dumun, benjangan pungkur malih wawanin.
<Titiyang wau leleh uyak buku ring Borders, macepol peese dot numbas buku2ne sami (anggen gapgapan), nanging nenten nengked angkihane, siki bukune pateh tekening honor abulan ngajar honorer.. :-)>
Rahajeng,
sl
----- Original Message -----
From: ngurah beni setiawan <mailto:setiawan_beni@yahoo.com>
To: bali-bali@yahoogrou ps.com <mailto:bali-bali@yahoogroups.com>
Sent: Thursday, October 09, 2008 1:30 PM
Subject: Bls: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi Bali?
Bli Gung Pindha Bagus Genjing,
Ijinkan kembali tyang sane belog megendong mayonge mengucapkan terima kasih atas pencerahan bli Gung Pindha Bagus Genjing.
Lalu, apa sesungguhnya Makna Hutan itu bagi orang Bali?
selain dari penyedia begitu banyak keperluan Yadnya dan keperluan hidup lainnya?
Apa sesungguhnya filosofi Hutan bagi seorang Bali?
ngurah belog
P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
----- Pesan Asli ----
Dari: IGusti Agung <agungpindha@ yahoo.com>
Kepada: bali-bali@yahoogrou ps.com
Terkirim: Kamis, 9 Oktober, 2008 08:24:55
Topik: [bali-bali] Re: Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi Bali?
Bli Ngurah Bagus Bagoes Genjing Beni Setiawan,
Mohon,ijinkan tyang sane belog nyangih dui ,mohon ijin untuk
menggarami laut dengan garam segenggam.
Seperti tercantum dalam masa terakhir dari catur asrama ,
ketika masa pensiun sang ngambel jagad atau Masa Grehasta ,
sudah sepatutnya sang ex Nata ratu melepaskan hari harinya ditengah
hutan .
Dari segi Kalimosada , beberapa bahan kimia alam yang dijadikan
ramuan obat obatan olih ki Balian hanya ada di hutan.
Dari segi gumatat gumitit dalam spiritual dan makhluk makhluk
selain kita manusia , juga hanya ada di hutan , seperti misalnya:
memedi , wong samar , gamang dll.
Dari segi bebantenan dan persembahan yadnya terutama untuk upacara
yang besar , seperti nunas lingga , ngeluwer atau juga karya agung
Eka Dasa Rudra , beberapa makhluk dan tumbuhan yang diperlukan untuk
melengkapi yadnya atau bebantenan tersebut hanya hidup dalam hutan.
Itu sekedar dari tyang yang bodoh , untuk yang lebih lengkap dan
benar ,kita tunggu penjelasan yang berwenang dalam masalah ini.
Hormat pandu ( dengan dua jari)
aP
--- In bali-bali@yahoogrou ps.com <mailto:bali-bali%40yahoogroups.com> , ngurah beni setiawan
<setiawan_beni@ ...> wrote:
>
> Semeton,
>
> Hutan memiliki peranan penting bagi sebuah kehidupan.
> Singkat manten, tyang ada pertanyaan tentang satu hal yang
sifatnya umum.
>
> Adakah semeton yang bisa memberikan pemaparan (singkat) saja
tentang Peranan Hutan yang dijelaskan dari segi budaya/ filosofi
Bali?
> tyang berpikir tentang Tri Mandala.
>
> Mungkin Bli AGung Wardana bisa bantu? yang tiap hari mantengin
Hutan di Bali.
> Â
> ngurah beni setiawan
> P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really
need to
>
>
> Sikap Peduli Lingkungan? Temukan jawabannya di Yahoo Answers!
>
Dapatkan alamat Email baru Anda! <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/>
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
Yahoo! sekarang memiliki alamat Email baru <http://sg.rd.yahoo.com/id/mail/domainchoice/mail/signature/*http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/id/>
Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan di domain baru @ymail dan @rocketmail. br> Cepat sebelum diambil orang lain!
__._,_.___
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar