Ini cerita beneran. Terjadi di Denpasar.
Sepasang suami-istri yang berbeda agama memiliki seorang anak tk. Bapaknya muslim dan ibunya kristiani. Suatu ketika pulang dari sekolah tiba2 si anak gak mau lagi makan masakan ibunya. Tentu ibunya seperti disambar petir mendapati anaknya yang tiba-tiba berubah. Setelah ditanya oleh ibunya kenapa gak mau makan masakan ibunya, anaknya menjawab bahwa di sekolah tk(tk Islam) diberi tahu oleh gurunya bahwa dia gak boleh makan masakan yang tidak dimasak oleh orang Islam. Karena ibunya kristiani maka dia tidak mau makan.
Ini bukan isapan jempol teman-teman. Ini baru contoh kecil bagaimana anak-anak kita dikotak2an berdasarkan agama. Belum lagi contoh lain dimana seorang guru agama non Islam yang tidak diperbolehkan mengajar padahal sudah mendapat SK dari Diknas dan Bupati. Tapi dikalahkan oleh Komite Sekolah bahwa jika guru non Islam diijinkan mengajar agama non Islam maka dikhawatirkan anak2 muslim tidak mau sekolah.
Tentu teman-teman semua sudah mendengar bahwa DOA BERSAMA sudah diharamkan oleh MUI. Inilah gerilya yang dilakukan oleh para penganut Wahabi di Indonesia. Dan virus ini sedang disebarkan diseluruh Indonesia.
Saya sudah sering menyarankan kepada Desa Adat agar para penduduk pendatang jangan dibiarkan mengelompok. Harus dibaurkan dan diberi kewajiban seperti penduduk lokal, paling tidak harus turut bertanggung jawab untuk keamanan dan kebersihaan lingkungan. Tapi rupanya Desa Adat cukup puas menerima recehan-recehan rupiah dan membiarkan para pendatang tidak ambil tanggung jawab sosial.
Tapi saya dapatkan seperti berbicara sama tembok. Kades, dan Kadus di mana saya tinggal cuek-cuek saja. Yang penting mereka bayar.
Selama mereka dibiarkan hidup exclusive maka tidak dapat dihindarkan disintegrasi sosial pasti terjadi. Apalagi mulai dari tk sudah dimasukan ke dalam kotak.
Saya tidak mengadatakan semuanya begitu. Masih banyak saudara-saurada yang beragama Islam memiliki wiweka dan tidak tepengaruh oleh virus itu, tapi sampai kapan? Jika mereka terus diteror, akhirnya akan cari selamat bukan?
Solusinya? PENDIDIKAN. Pendidikan kita ini sudah mencabut anak-anak kita dari akar ke Indonesiaanya. Sistim pendidikan kita telah mematikan budhi pekerti yang ada dalam jiwa anak-anak kita. Pendidikan tidak harus di sekolah, di banjar, di pura, di mesjid, di gereja dll. Pendidikan untuk menyadarkan bahwa jika kita terus-terusan bagini maka kita tidak ubahnya dengan keadaan " HAPPY PASSANGERS ON A SHINKING SHIP", para penumpang yang bahagia dalam kapal yang sedang tenggelam.
Jangan dipikir RUU Pornografi ini ide baru. Ini bagian dari strategi untuk memberlakukan syariat Islam di Indonesia.
Orang bijak bilang bahwa "HANYA DIBUTUHKAN SATU KONDISI UNTUK KEJAHATAN MERAJALELA YAITU KETIKA ORANG BAIK DIAM". Selama ini, inilah yang terjadi. Kita menikmati banget berada di comfort zone, dan berpikir, ngapain ribut2, toh saya tidak kena. Ya benar saat ini belum kena, tapi adakah jaminan tidak akan kena?
Salam,
pkesuma
--- On Tue, 7/10/08, Bulantrisna Djelantik <btrisna@gmail.com> wrote:
From: Bulantrisna Djelantik <btrisna@gmail.com>
Subject: Re: [bali-bali] Re: [peradahdki] Pure Gabung dengan mesdjid dibali
To: bali-bali@yahoogroups.com
Date: Tuesday, 7 October, 2008, 11:48 AM
Saya justru senang kalau ada praktek kerja sama seperti itu antar agama, yang ramah damai, tanpa saling mengganggu. Di Puri Cakranegara Lombok katanya juga ada langgar kecil karena salah satu selir Raja ada yang muslim. Di Bali kan banyak contohnya. Di Karangasem, kakekku selalu membina hubungan baik dengan kaum muslim yang keturunan pasukan selam dari Sasak. Aku ingat waktu G Agung meletus, kakek ikut acara korban kambing di Kampung Selam lalu daerah itu selamat dari lahar.. Di sekitar Ujung, warga Hindu Islam 50-50, dari dulu acara prosesi Hindu didahului oleh Bedug yang dipukul orang selam. Masing2 teguh dengan ajarannya, tapi saling membantu dan menghargai,,
Dalam buku Beryl de Zoete / Walter Spies, pernah ada ""Legong Amad Muhamad".. tapi jalan ceritanya sangat Bali.. Bali Hindu yang majoritas, tetap menghargai orang Bali Kristen, orang Bali Buda, orang Bali Islam dan orang Bali apa saja, yang minoritas.. kita pernah bisa.
Apakah ini mimpi saja sekarang?? Karena setelah saya bertanya-tanya pada penduduk setempat di Ujung, rupanya kaum mudanya tidak saling sapa lagi. Begitu pula di Kintamani. Nah ini yang menurut saya mengkhawatirkan. . dan perlu antisipasi seperti yang diceritakan oleh Vieb, mulai dari Banjar harusnya kegiatan kedamaian antar umat juga bisa dimulai.. .
Salam, Shanti, Biyang
2008/10/8 I Nengah Sumerta <nengah.sumerta@ gmail.com>
Pak Karma mending berhenti saja jadi orang hindu, saya malu mengakui
anda sebagi orang hindu jika pola pikir anda seperti itu
Karma, I Nengah [Kar] wrote:
>
> contoh umat hindu menyembah berhala menurut saya yaitu Patung
> Dewa-Dewi yang ditaruh di Padmasana serta Pretime yang ditaruh dibale
> pelik dan yang kompyang
>
> ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
> *From:* bali-bali@yahoogrou ps.com [mailto:bali-bali@yahoogrou ps.com]
> *On Behalf Of *ngurah beni setiawan
> *Sent:* Tuesday, October 07, 2008 10:45 AM
> *To:* bali-bali@yahoogrou ps.com
> *Subject:* Bls: [bali-bali] Re: [peradahdki] Pure Gabung dengan
> mesdjid dibali
>
> Pak Nengah,
>
> Tolong jelaskan pernyataan bapak yang tyang ubah dengan font 24 arna
> merah di postingan bapak sebelumnya.
>
> salam,
> *ngurah beni setiawan*
> P Save a tree...please don't print this e-mail unless you really need to
>
>
> ----- Pesan Asli ----
> Dari: "Karma, I Nengah [Kar]" <inengahk@chevron. com>
> Kepada: bali-bali@yahoogrou ps.com
> Terkirim: Selasa, 7 Oktober, 2008 09:35:01
> Topik: RE: [bali-bali] Re: [peradahdki] Pure Gabung dengan mesdjid dibali
>
> kalau diperbolehkan umat muslim solat dipure saya masih keberatan kenapa?
> Sebab kita sembahyang menghadap ke timur sedangkan umat muslim
> solatnya menghadap kebarat kapan bisa ketemu. Kan kelahi terus
> mempermasalahkan kiblat dipure, disamping itu pula kalau perlu
> darmawaca siapa yang kasi MUI atau Parisada berarti perlu 2
> kitab suci dong dipure (weda dan al'quran). Disamping itu pula islam mengharamkan menyembah
> berhala sedangkan umat hindu menyembah berhala.
> Inilah yang perlu dipikirkan disamping membersihkan mayat dimesjid.
> Umat hindu tidak menghalalkan darah umatnya yang pindah agama
> sedangkan agama islam menghalkan darah umatnya yang pindah agama
> (Himsa untuk islam dan Ahimsa bagi umat hindu)
> masih banyak deh perbedaan 2 kita, makanya kita belum perlu toleransi
> sampai sejauh itu kalau mau umat hindu tentram dan damai serta abadi.
> ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
> *From:* bali-bali@yahoogrou ps.com [mailto:bali- bali@yahoogroups
> .com] *On Behalf Of *Gusti Ngurah Putu Sidarta Wijaya
> *Sent:* Tuesday, October 07, 2008 10:23 AM
> *To:* bali-bali@yahoogrou ps.com
> *Subject:* [bali-bali] Re: [peradahdki] Pure Gabung dengan mesdjid dibali
>
> Dear All,
>
> menurut Pengemponya, Pelinggih yang berbentuk langgar itu dibangun
> sebagai penghormatan pada Mas Sepuh yang menurunkan Puri Bunutin, jadi
> semacam pelinggih leluhur ato kawitan jadi bukan masjid dalam pura.
>
> Pura Langgar ini merupakan bagian dari Pura Dalem Bunutin tidak
> berdiri sendiri.
>
> Umat muslim tidak membawa mayat kesana hanya sembahyang di Jaba
> Tengah, tidak boleh masuk ke jeroan, itupun yang haid dan cuntaka
> lainnya tidak diijinkan masuk ke areal Pura oleh Pengempon
>
> untuk keterangan lebih lengkap bisa anda baca
>
> http://blog. baliwww.com/ religion/ 1503/
> <http://blog. baliwww.com/ religion/ 1503/>
>
> --- In bali-bali@yahoogrou ps.com
> <mailto:bali-bali%40yahoogr oups.com>, "Karma, I Nengah [Kar]"
> <inengahk@.. .> wrote:
> >
> > info dari teman yang nonton acara buka puasa di tran TV tersebut bilang,
> > pure tersebut dibangun untuk memenuhi perintah raja yang berhutang budi
> > pada tabib muslim yang sudah bisa mengobati beliau
> >
> > ____________ _________ _________ __
> >
> > From: peradahdki@yahoogro ups.com
> <mailto:peradahdki%40yahoog roups.com> [mailto:peradahdki@yahoogro
> ups.com <mailto:peradahdki%40yahoog roups.com>] On
> > Behalf Of Karma, I Nengah [Kar]
> > Sent: Tuesday, October 07, 2008 7:29 AM
> > To: peradahdki@yahoogro ups.com <mailto:peradahdki%40yahoog roups.com>
> > Subject: RE: [peradahdki] Pure Gabung dengan mesdjid dibali
> >
> >
> >
> > bongkar saja, supaya purenya tidak leteh kemasukan mayat 2 orang muslim
> > sebelum dikubur
> >
> > ____________ _________ _________ __
> >
> > From: peradahdki@yahoogro ups.com
> <mailto:peradahdki%40yahoog roups.com> [mailto:peradahdki@yahoogro
> ups.com <mailto:peradahdki%40yahoog roups.com>] On
> > Behalf Of Kresna Dewa
> > Sent: Monday, October 06, 2008 4:25 PM
> > To: peradahdki@yahoogro ups.com <mailto:peradahdki%40yahoog roups.com>
> > Subject: Bls: [peradahdki] Pure Gabung dengan mesdjid dibali
> >
> >
> >
> > OSSA
> > oh ya pure tersebut ada di desa bunutin kab. bangli. emang mesjid itu
> > baru dipugar katanya sih sbg penghormatan ibu orang di puri itu yang
> > aslinya beragama muslim. emang orang puri bunutin itu kurang ajar. masak
> > ibunya udh kawin dgn orang bali masih dibuatin mesjid? sok nasionalis n
> > sok pluralis. padahal coba kalo kita bikin pure diluar bali susahnya
> > bukan main.
> > masyarakat didesa bunutin juga banyak yg menyesalkan dibangunnya mesjid
> > itu walaupun saat ini masih sedikit yg memanfaatkan mesjid itu untk
> > solat. tp kedepannnya kan bisa jadi dijadikan pusat solat bagi muslim di
> > bangli.
> > Santhi3x
> > tks
> >
> > --- Pada Sen, 6/10/08, Karma, I Nengah [Kar] <inengahk@.. .>
> > menulis:
> >
> >
> > Dari: Karma, I Nengah [Kar] <inengahk@.. .>
> > Topik: [peradahdki] Pure Gabung dengan mesdjid dibali
> > Kepada: suarautara@yahoogro ups.com
> <mailto:suarautara%40yahoog roups.com>, K_M_H_D_I@yahoogrou ps.com
> <mailto:K_M_H_D_I%40yahoogr oups.com>,
> > Klungkung@yahoogrou ps.com <mailto:Klungkung%40yahoogr oups.com>,
> balinet@yahoogroups .com <mailto:balinet%40yahoogrou ps.com>,
> > baliblogger@ yahoogroups. com
> <mailto:baliblogger% 40yahoogroups. com>, bali-bali@yahoogrou ps.com
> <mailto:bali-bali%40yahoogr oups.com>,
> > peradahdki@yahoogro ups.com <mailto:peradahdki%40yahoog roups.com>,
> ITdharma@yahoogroup s.com <mailto:ITdharma%40yahoogro ups.com>,
> > ajeghindu@.. ., jodoh-hindu@ ...
> > Tanggal: Senin, 6 Oktober, 2008, 12:15 PM
> >
> >
> >
> >
> >
> > Om Swastyastu,
> >
> > Kata teman muslim kemarin lusa saat bulan puasa ada acara di
> > trans TV mengupas pura langgar yang ada di Bali. Dimana pure berada
> > dijeroan dan Mesjid di Jaba (satu rumah 2 tempat ibadah).
> >
> > Adakah dari teman 2 yang tahu persis dimana letak pure tersebut
> > dan bagaimana hal ini bisa terjadi.
> > Kalau bisa mohon pure tersebut di rehab karena mengurangi
> > kesucian pure tersebut, karena orang muslim saat meninggal pastilah
> > mayatnya dibersihi dimesjid.
> >
> > Sukseme
> >
> > Om Shanti 3 Om
> >
> >
> > ____________ _________ _________ __
> >
> > Dapatkan alamat Email baru Anda!
> > <http://sg.rd. yahoo.com/ id/mail/domainch oice/mail/ signature/
> *http://mail
> <http://sg.rd. yahoo.com/ id/mail/domainch oice/mail/ signature/ *http://mail>
> > .promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/>
> > Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
> >
>
>
> ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
> Dapatkan alamat Email baru Anda!
> <http://sg.rd. yahoo.com/ id/mail/domainch oice/mail/ signature/ *http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ id/>
> Dapatkan nama yang selalu Anda inginkan sebelum diambil orang lain!
>
New Email names for you!
Get the Email name you've always wanted on the new @ymail and @rocketmail.
Hurry before someone else does!
http://mail.promotions.yahoo.com/newdomains/aa/
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar