Jumat, 03 Oktober 2008

Re: AW: [bali-bali] Re: Amrozi Ingin Kawin Lagi

Setuju dengan pendapatnya Pak Putra...Tiyang rasa memang dalam kasus2 besar yg terjadi di belahan bumi ini dan dibelahan bumi Nusantara khususnya pasti ada udang dibalik batu..ada banyak kepentingan orang2 besar bermain di sana..karena ngak mungkin orang desa seperti Amrozy, Samudra dkk yang mohon maaf secara ekonomi ada di level bawah...bisa menguasai perangkat computer/laptop dan membuat bomb kalau tidak di didik secara professional dan tidak didanai oleh seseorang yg punya power dan dana besar????

Semoga kita lebih bijak di dalam memahami setiap kejadian dan permasalahan yg terjadi khususnya di bumi pertiwi ini..dan tidak selalu mengkambing hitamkan agama merka atau suku dan siapapun mereka...yang jelas mereka pembunuh dan pengecut sejati...amit2 deh Semoga Tuhan memebrikan pencerahan kepada mereka semua..

Salam,
Deden Kungs

----- Original Message ----
From: Putra Semarapura <putra_semarapura@yahoo.com>
To: bali-bali@yahoogroups.com
Sent: Friday, October 3, 2008 5:12:05 PM
Subject: AW: [bali-bali] Re: Amrozi Ingin Kawin Lagi

 
pak made,
 
kasus amrozi sebenarnya sudah di jadikan 'proyek' oleh para petinggi di negeri ini. kalau amrozi di eksekusi, mungkin sudah tidak ada cerita lagi yang bisa di diskusikan, para pengacara yang ingin mendongkrak popularitas akan jadi sepi job order, begitu juga dengan pejabat kepolisian, kehakiman, kejaksaan, kasus amrozi di jadikan obyekan untuk bisa cepat promosi naik jabatan...setali tiga uang dengan kasus 'proyek' penangkapan teroris lainnya yaitu Nurdi M Top, entahlah apa kesulitan dari para intelijent dan aparat kepolisian kita untuk menangkap pecundang satu ini. mungkin jejak doi sudah terdeteksi, hanya di biarkan saja bergentayangan untuk merekrut new follower lainnya atau di biarkan menikahi gadis desa lainnya. konon kalau doi cepat di tangkap biaya ataupun anggaran operational dari aparat bisa di kurangi dalam APBN, jadi menurutnya lebih baik bermain 'petak umpet' kau kutangkap kau ku lepas...
 
setuju dengan komentar pak made dan juga komentarnya perdana mentri australia pak kevin ruud, Amrozi cs ini memang layak di sebut pecundang yang pengecut. pesakitan seperti ini memang lebih baik di masukkan di penjara orang sakit jiwa karena mereka ini 'mentally not stable' atas nama Tuhannya ingin cepat masuk surga karena bernafsu ingin meniduri 72 bidadari di surga sana, tapi kenyataannya doi takut mati dan masih doyan mengawini wanita di dunia ini...
 
salam,

--- madesutjita <madesutjita@ yahoo.com> schrieb am Do, 2.10.2008:
Von: madesutjita <madesutjita@ yahoo.com>
Betreff: [bali-bali] Re: Amrozi Ingin Kawin Lagi
An: bali-bali@yahoogrou ps.com
Datum: Donnerstag, 2. Oktober 2008, 20:43

Aneh benar, kenapa Amrozi cs belum di eksekusi. Sedangkan Tibo cs
secepatnya dieksekusi setelah divonis hakim. Benar-benar aneh negeri
ini.
Apakah pemerintah RI takut dengan ancaman Amrozi cs atau
menerapkan 'double standard' dalam eksekusi?
Bagi kelompok atau golongan tertentu Amrozi cs dianggap sebagai
pahlawan. Bagi saya mereka adalah pembunuh masal yang pengecut!
Suksema,
Made Sutjita

--- In bali-bali@yahoogrou ps.com, Putu Kesuma <putukesuma@ ...> wrote:
>
> Teman-teman semua waspadalah!
>
> Tadi pagi saya dengar di radio Voice of America bahwa jika Amrozi
dkk dieksekusi maka para mujahid-mujahid akan melakukan pengeboman
lagi.
>
> Semoga SBY dan para pembantunya serta yang mulia para anggota DPR
dan kita mendapatkan kejernihan pikiran setelah sebulan berusaha
mengekang hawa nafsu, setelah sebulan berjihad akbar berperang
melawan hawa nafsu.
>
> Salam,
> pkesuma
> ------------ --------- --------- --------- --------- --------- -
>
> Amrozi Ingin Kawin Lagi
>
> Cilacap, 1 Oktober 2008 11:56
> Amrozi, salah satu dari tiga terpidana mati kasus Bom Bali I yang
kini mendekam di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Batu Nusakambangan,
Kabupaten Cilacap, Jawa Tengah, enggan berkomentar soal eksekusi.
>
> "Jika tanya eksekusi, `tak bom lagi nanti (aku bom lagi nanti --
Red)," katanya bercanda kepada wartawan usai salat Idulfitri 1429 H
di Lembaga Pemasyarakatan (LP) Batu, Nusakambangan, di Cilacap, Rabu
(1/10).
>
> Menurutnya, jika tidak jadi dieksekusi dirinya akan menikah
lagi. "Jika Allah memberikan umur panjang, saya ingin kawin lagi
karena dalam Islam kan boleh punya istri empat orang," katanya.
>
> Disinggung mengenai calon istri ketiganya, karena sebelumnya Amrozi
telah memiliki dua istri, Rachmawati dan Khoriyana, Amrozi justru
menunjuk Ustad Hasan A Makarim dari Majelis Ulama Indonesia Cilacap.
Menurutnya, Ustad Hasan mengetahui rencananya tersebut. "Ustad ini
yang tahu," katanya, menegaskan.
>
> Sementara mengenai rencana eksekusi, Amrozi mengaku tidak pernah
memikirkannya. Bahkan, dia justru balik bertanya kepada wartawan,
apakah wartawan siap mati. "Soal eksekusi, berpikir pun saya tidak
pernah. Saya sekarang tanya, apakah Anda siap mati?" tanyanya balik.
>
> Menurutnya, masalah kematian, hanya Allah yang mengetahuinya dan
kalau memang ada eksekusi, para eksekutornya akan dilaknat Allah.
>
> Amrozi merasa yakin jika dirinya dieksekusi, pasti akan ada yang
membalasnya. Namun dia tidak mengatakan siapa yang akan
membalas. "Tidak usah saya katakan siapa yang membalasnya, " katanya.
[EL, Ant]
>
>
>
> New Email addresses available on Yahoo!
> Get the Email name you&#39;ve always wanted on the new @ymail and
@rocketmail.
> Hurry before someone else does!
> http://mail. promotions. yahoo.com/ newdomains/ aa/
>



__._,_.___

Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe

__,_._,___

Tidak ada komentar: