jangan tergesa gesa begitu ,tidak semudah itu , dan pula
tidak diperlukan tindakan seperti itu.
Tyang hanya menulis itu , agar jangan semeton Bali merasa kecil
atau mengecilkan Bali hanya karena listrik dan bahan bakar.
Segi skala , itu bisa diatur , tapi untuk Bali segi niskala
juga tidak kalah pentingnya , medaging mebalik sumpah dan
segala macam guru piduka , karena kita sudah mengingkari
sumpah leluhur dan pejuang yang menytukan NKRI dsb, dsb nya.
Malah kalau tyang sendiri , lebih mengutamakan persatuan NKRI,
kalau RUUP ini memengkung disahkan ,kita harus bersiap siap, jalan
pembangkangan apa yang akan kita jalankan.
Manurut tyang ,kita semua berusaha menunda pengesahannya selama
mungkin , sambil berdoa semoga RUUP ini wafat dan dikubur ,
dan semoga arwahnya diterima disisi Tuhan YMK , amien....
pokoknya sabar dulu Bli NK , yang penting berjuang dan berdoa,
juga eling lan waspada ( kata Bli Ngurah Beni Bagus genjing).
salam.
--- In bali-bali@yahoogroups.com, "Karma, I Nengah [Kar]"
<inengahk@...> wrote:
>
> benarkah begitu? lantas tunggu apa lagi. Kiranya perlu persiapan
canel
> ke PBB dan draft suratnya untuk antisipasi UU pornograpi disahkan
> saya yakin saat demo besar 2 an nanti, surat kita pasti ditindak
lanjuti
> sebagaimana proses kemerdekaan timor estate
>
> ________________________________
>
> From: bali-bali@yahoogroups.com [mailto:bali-bali@yahoogroups.com]
On
> Behalf Of IGusti Agung
> Sent: Tuesday, September 30, 2008 4:15 PM
> To: bali-bali@yahoogroups.com
> Subject: [bali-bali] Re: Yogyakarta mau bercerai dari NKRI bukan
> sepenuhnya karena RUUP
>
>
>
>
> Beh... Bli Nengah jeg ewer gati ini..
> Kan sudah tyang bilang kalau Singapore , jauh cenikan tekan Bali.
> Cingak saja Singapore .
> Maaf tyang tidak bermaksud sebagai Saparatis , tapi plis...
> jangan kecilkan Bali .
> Semua putra putri Bali yang seperti blakas mangan dipisage , akan
> terpanggil pulang ke Bali , Bali punya trick under their sleeve.
> Pliiiiss... jangan sekali under mind kemampuan Bali .
> Dengan uang dari airport saja ( yang tidak dirampok pusat ) sudah
> cukup untuk beli sarana hidup orang Bali.
> Pendeknya kalau berdiri sendiri , Bali is Gemah ripah loh jinawi..
> terimakasih...
>
> --- In bali-bali@yahoogroups.com <mailto:bali-bali%
40yahoogroups.com> ,
> "Karma, I Nengah [Kar]"
> <inengahk@> wrote:
> >
> > jika bali cerai, kendala 2 yang akan dihadapi seperti listrik,
> sembako,
> > minyak/bbm dll dan bagaimana cara mengatasinya
> > apa mungkin kita dibali megabag-gabagan serta hidup tanpa tv,
hp,
> radio,
> > kulkas, magic jar, serta jalan kaki kemana mana
> >
> > ________________________________
> >
> > From: bali-bali@yahoogroups.com <mailto:bali-bali%
40yahoogroups.com>
> [mailto:bali-bali@yahoogroups.com <mailto:bali-bali%
40yahoogroups.com> ]
>
> On
> > Behalf Of Bali Sunshine
> > Sent: Tuesday, September 30, 2008 2:54 PM
> > To: bali-bali@yahoogroups.com <mailto:bali-bali%
40yahoogroups.com>
> > Subject: [bali-bali] Yogyakarta mau bercerai dari NKRI bukan
> sepenuhnya
> > karena RUUP
> >
> >
> >
> > Dear All,
> >
> > Serupa seperti tuntutan Jogja untuk minta cerai dari NKRI karena
> > mengingkari Piagam Kedudukan, maka daerah lain kiranya juga boleh
> > menuntut yang serupa karena administrasi (atau penguasa ?)
Jakarta
> telah
> > gagal melaksanakan amanat Konstitusi, terutama Pembukaan UUD '45
> yang
> > boleh dipandang sebagi kontrak politik terbentuknya NKRI.
> >
> > Bahwa sesungguhnya kemerdekaan itu ialah hak segala bangsa, dan
> oleh
> > sebab itu maka penjajahan di atas dunia harus dihapuskan karena
> tidak
> > sesuai dengan perikemanusiaan dan perikeadilan. (Kekuasaan
Jakarta
> > dengan pemerintahan yang sentralistik dan otonomi yang basa basi
> saja ?
> > apakah ia sudah tidak menjadi penjajah ?).
> >
> > Dan perjuangan pergerakan kemerdekan Indonesia telah sampailah
> kepada
> > saat yang berbahagia dengan selamat sentosa mengantarkan rakyat
> > Indonesia kedepan pintu gerbang kemerdekaan Indonesia yang
merdeka,
> > bersatu, berdaulat, adil, dan makmur (Setelah lebih dari 60
tahun
> di
> > depan gerbang apakah sekarang Indonesia sudah merdeka, bersatu,
> > berdaulat, adil, dan makmur ?)
> >
> > Kemudian daripada itu negara untuk membentuk suatu pemerintahan
> > Indonesia yang melindungi segenap bangsa Indonesia dan seluruh
> tumpah
> > darah Indonesia dan untuk memajukan kesejahteraan umum,
> mencerdasakan
> > kehidupan bangsa, dan ikut melaksanakan ketertiban dunia yang
> > berdasarkan kemerdekaan, perdamaian abadi, dan keadilan sosial,
> maka
> > disusunlah kemerdekaan kebangsaan Indonesia itu dalam suatu
undang
> > undang dasar negara Indonesia yang terbentuk dalam suatu susunan
> negara
> > Republik Indonesia yang berkedaulatan rakyat dengan berdasarkan
> kepada
> > .......
> >
> > Apakah cita cita itu sudah tercapai setelah lebih 60 tahun
> Indonesia
> > merdeka ? Apa indikator2nya ? Kalau menurut saya pribadi mungkin
> dengan
> > cara pebandingan dengan negara negara lain. Bagaimana posisi
> Indonesia
> > dibandingkan dengan negara2 terdekat : India, China, Malaysia,
> Thailand,
> > Brunai, Philipine, dll.
> >
> > Sering kita mendengar alasan dari para pemimpin kita bahwa
> Indonesia
> > tidak bisa dibandingkan dengan negara lain karena jumlah
> penduduknya
> > yang banyak, dan keberagamannya yang lebih banyak potensi
> masalahnya .
> > Tapi hal ini kiranya boleh dibantah, bahwa walaupun Indonesia
> > penduduknya banyak, tapi juga mempunyai wilayah yang sangat
luas,
> dengan
> > kekayaan alam yang melimpah bahkan. Kenapa hal ini tidak cukup
> membuat
> > Indonesia sejahtera, sehingga angkatan kerja bangsa besar ini
> harus ke
> > Malaysia mencari nafkah ?, dll, dsb, dst.
> >
> > Salam Indonesia,
> > Ketut Susana
> >
> >
> >
> > ----- Original Message -----
> > From: madesutjita <mailto:madesutjita@>
> > To: bali-bali@yahoogroups.com <mailto:bali-bali%
40yahoogroups.com>
> <mailto:bali-
> bali@yahoogroups.com <mailto:bali%40yahoogroups.com> >
> >
> > Sent: Tuesday, September 30, 2008 10:04 AM
> > Subject: [bali-bali] Yogyakarta mau bercerai dari NKRI bukan
> > sepenuhnya karena RUUP
> >
> >
> > Benih-benih perpecahan mulai merongrong NKRI. Kalau RUUP
> > (draftnya
> > Balkan) disahkan, rakyat Bali, NTT, Papua, Sulut dan KalTeng
> > mungkin
> > akan minta cerai pula. Wah bagaimana baiknya... Sebaiknya
> > kita "nunas baos" minta petunjuk dari Bung Karno, para
> pahlawan
> > kemerdekaan dan pendiri NKRI lainnya.
> > :o)
> > Suksema,
> > Made Sutjita
> >
> > "Status Yogyakarta Harus Tetap Istimewa"
> > Kamis, 25 September 2008 | 17:51 WIB
> >
> > TEMPO Interaktif, Yogyakarta- Sultan Hamengku Buwono X
> > menegaskan,
> > status keistimewaan Yogya tidak bisa dipisahkan dari Piagam
> > Kedudukan
> > dan Maklumat 5 September 1945 yang telah menjadi fakta
> sejarah.
> > Mengingkari fakta sejarah tersebut berarti bercerai atau ada
> > pemutusan hubungan sepihak oleh pemerintah pusat.
> >
> > "Bercerai berarti ada pemutusan hubungan sepihak. Karena
> itu,
> > (pemerintah pusat) harus bertanya kepada rakyat Yogya," tegas
> > Sultan
> > Hamengku Buwono X Kamis (25/9).
> >
> > Penegasan Sultan Hamengku Buwono X ini menanggapi sikap
> > pemerintah
> > pusat tentang Rancangan Undang-undangan Keistimewaan Yogya,
> di
> > antaranya pengisian jabatan Gubernur dan Wakil Gubernur
> > dilakukan
> > dengan mekanisme pemilihan. Menurut Sultan, sikap pemerintah
> > pusat
> > itu telah mengingkari fakta sejarah berupa Piagam Kedudukan
> 19
> > Agustus 1945 dan Maklumat 5 September 1945.
> >
> > Sultan menampik perkataan 'bercerai' itu diartikan sebagai
> upaya
> >
> > Provinsi DIY untuk merdeka atau memisahkan diri dari NKRI.
> > Sebab,
> > katanya, posisi Yogyakarta sebagai bagian dari Negara
> Kesatuan
> > Republik Indonesia sudah final.
> >
> > Berlarut-larutnya pembahasan mengenai RUU Keistimewaan saat
> ini,
> >
> > menurut Sultan karena pemahaman yang berbeda. Pemerintah
> pusat
> > memahami persoalan keistimewaan berdasar peraturan yang ada
> > sekarang.
> >
> > "Sementara saya melihat bahwa Piagam Kedudukan dan Maklumat
> 5
> > September itu yang namanya Kepala Daerah adalah melekat (pada
> > diri
> > Sultan dan Pakualam). Jadi bukan soal demokrasi, tapi
> masalah
> > pemahaman yang berbeda," kata Sultan.
> >
> > Piagam Kedudukan yang ditandatangani Presiden Soekarno
> tanggal
> > 19
> > Agustus 1945 dan Maklumat 5 September 1945 diibaratkan Sultan
> > sebagai
> > ijab kabul antara Soekarno selaku Kepala Negara RI saat itu
> > dengan
> > Sultan Hamengku Buwono IX dan Paku Alam VIII. Memaksakan
> > pemilihan
> > Gubernur dan Wakil Gubernur DIY, menurutnya berarti
> bertentangan
> >
> > dengan ijab kabul.
> >
> > "Kalau tidak lagi mengakui ijab kabul antara Sultan terdahulu
> > dengan
> > Soekarno saat itu, (pemerintah pusat harus) tanya ke rakyat
> > Yogya,"
> > tegas Sultan.
> >
> > Sultan juga menegaskan, jabatan kepala daerah istimewa
> > Yogyakarta
> > yang melakat pada diri Sultan dan Paku Alam bukanlah
> > inkonstitusional
> > karena ada fakta sejarahnya. Jika belakangan ini muncul
> tudingan
> > hal
> > itu sebagai sebuah tindakan inkonstitusional, menurut Sultan
> > Hamengku
> > Buwono X, sangat mungkin orang tersebut tidak mengerti asal
> usul
> >
> > keistimewaan Yogya dari awal.
> >
> > Fakta sejarah tentang adanya Piagam Kedudukan tanggal 19
> Agustus
> > 1945
> > serta Maklumat 5 September 1945 yang menjadi dasar hukum
> status
> > keistimewaan Yogya ini juga akan dijelaskan di depan Komisi
> II
> > DPR RI
> > nanti. "Perbedaan cara pandang ini kan nanti yang akan
> > diperdebatkan
> > di Komisi II," jelas Sultan.
> >
> >
> >
> >
> > ________________________________
> >
> >
> >
> >
> >
> > No virus found in this incoming message.
> > Checked by AVG - http://www.avg.com <http://www.avg.com>
> > Version: 8.0.173 / Virus Database: 270.7.5/1698 - Release
> Date:
> > 9/29/2008 7:25 PM
> >
>
------------------------------------
Yahoo! Groups Links
<*> To visit your group on the web, go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/
<*> Your email settings:
Individual Email | Traditional
<*> To change settings online go to:
http://groups.yahoo.com/group/bali-bali/join
(Yahoo! ID required)
<*> To change settings via email:
mailto:bali-bali-digest@yahoogroups.com
mailto:bali-bali-fullfeatured@yahoogroups.com
<*> To unsubscribe from this group, send an email to:
bali-bali-unsubscribe@yahoogroups.com
<*> Your use of Yahoo! Groups is subject to:
http://docs.yahoo.com/info/terms/
Tidak ada komentar:
Posting Komentar