Dear Rekan Sameton Bali,
Ini ada masukan dari salah satu sesepuh Bali yg perlu kita renungkan bersama untuk supaya kita tidak salah langkah dalam menanggapi berbagai isu penting di NKRI ini..silahkan disimak sapa tahu bermanfaat
Agar kita menyikapi RUU pornografi yang akan diundangkan awal Okt 2008 ini dengan DAMAI dan hati terbuka. Segala sesuatunya di dunia ini berubah dan "yatem ah hanam nistam pratam" - segala sesuatunya berubah sesuai dengan kehendakNYA. Yang kita perjuangkan harus clear dan waspada mem-package-kan agar tidak terambigukan. Tahun lalu masyarakat umum telah menerima dengan ambigu statement kita dan sekarang sudah lebih baik namun masih ada flavour yang menimbulkan persepsi ambigu.
Ini ada masukan dari salah satu sesepuh Bali yg perlu kita renungkan bersama untuk supaya kita tidak salah langkah dalam menanggapi berbagai isu penting di NKRI ini..silahkan disimak sapa tahu bermanfaat
Agar kita menyikapi RUU pornografi yang akan diundangkan awal Okt 2008 ini dengan DAMAI dan hati terbuka. Segala sesuatunya di dunia ini berubah dan "yatem ah hanam nistam pratam" - segala sesuatunya berubah sesuai dengan kehendakNYA. Yang kita perjuangkan harus clear dan waspada mem-package-kan agar tidak terambigukan. Tahun lalu masyarakat umum telah menerima dengan ambigu statement kita dan sekarang sudah lebih baik namun masih ada flavour yang menimbulkan persepsi ambigu.
Kita perlu juga ber-open mind kok; bahwa maksud sebagian saudara kita adalah baik mereka ingin menciptakan peradaban yang baik. Waspadai; maksud baik jangan sampai bersinggungan dengan baik. Waspadai..kita jangan terlalu paranoid juga...shanti Om...
Hati-hati jangan terpancing ego ke-Bali-an kita yang kadang menganggap segala yang ada di Bali itu sudah benar dan baik, kita hendaknya tetap berendah hati; nggak semua budaya yang ada di Bali harus tetap begitu dan tidak dapat berubah. Bali harus tersadarkan juga bahwa Bali perlu revitalisasi walau caranya bukan dengan cara mengesahkan atau menerima RUU porno ini.
Hati-hati..! Hendaknya kita jangan provokatif, jangan terpancing main kasar dan keras...semua akan jadi arang dan debu. Setan iblis dekil yang suka ngotot itu sangat menunggu kesempatan seperti ini sehingga Bali bisa di-poso-kan dan di-ambon-kan dan menjadi medan mencari surga bagi kelompok tertentu (kelompok ini sangat siap untuk perang dan mereka terus berlatih). Ingat slogan positioning Bali...Bali; Shanti..Shanti...Shanti....
Bali harus konsolidasi. Pemimpin Bali perlu menyatukan visi. Kita harus luwes dan alot. Jangan terjebak pada judul namun bermain pada isinya. Isinya kita perlu rubah sesuai dengan realitas kebhinekaan hidup di mayapada ini.
Suksama Om Canti Canti Canti Om
DK
Suksama Om Canti Canti Canti Om
DK
__._,_.___
Your email settings: Individual Email|Traditional
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
Change settings via the Web (Yahoo! ID required)
Change settings via email: Switch delivery to Daily Digest | Switch to Fully Featured
Visit Your Group | Yahoo! Groups Terms of Use | Unsubscribe
__,_._,___
Tidak ada komentar:
Posting Komentar